Pelaku pasar saham di kawasan masih dihantui terjadinya krisis ekonomi di AS dan Eropa. Mereka belum melihat adanya indikasi positif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi global. Di Eropa, krisis utang di sejumlah negara di kawasan tersebut sejauh ini juga belum menunjukkan perkembangan positif.
Merespon hal ini, tadi malam indeks saham di Wall Street kembali terkoreksi. Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,90% atau 100,96 poin ke posisi 11139,30. Penutupan indeks DJIA tersebut sedikit membaik dibandingkan pada perdagangan awal yang sempat anjlok 307 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan analis sebelumnya memperkirakan sebesar 51. Kondisi ini membuat kekhawatiran terjadinya resesi di AS sedikit meredah. Sementara untuk perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi dengan kecenderungan melanjutkan penguatan.
IHSG akan kembali menguji level resisten di 3910 dan support di 3840. Kondisi pasar saham kawasan yang mulai membaik pagi ini bisa menjadi momentum aksi beli selektif pelaku pasar. Bank Indonesia (BI) diperkirakan juga akan tetap mempertahankan tingkat bunga acuannya di 6,75%. Pelaku pasar disarankan melakukan pembelian selektif pada saham-saham batubara, aneka industri, perbankan, konsumsi dan properti.
Perhatikan :
INTP 15100-16200 Buy break 15700 or buy on support
ADRO 2000-2150 Buy
ITMG 42500-45600 Buy
SMCB 1920-1990 Buy
BKSL 280-320 Trading Buy
MNCN 980-1120 Buy break 1040
JSMR 4075-4325 Sell on Strength
TBLA 670-720 Buy
ADMG 740-800 Maintain Buy
HRUM 7600β8200 Maintain Buy
(ang/ang)











































