Jakarta - Hari yang cerah bagi IHSG dimana IHSG ditutup naik sebesar +2.9% ke level 4,001 (+111.4 pts) mengikuti sebagian besar bursa Asia yang ditutup menguat hari ini (7 Sep). Hal ini juga mengakhiri penurunan bursa global yang selama beberapa hari teakhir terkoreksi. Hampir sebagian besar saham menguat hari ini, dengan beberapa saham pilihan investor asing antara lain ASII, HRUM, BMRI, dan TLKM. Sementara dari wallstreet, bursa di US mengalami penguatan setelah membaik nya kondisi ekonomi di Eropa setelah Jerman akan berpartisipasi untuk membantu krisis di Eropa.
On The Platter
International Nickel Indonesia (INCO IJ; TRADING BUY; TP IDR 4,400): Company update - Get a Piece of This Mine
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kami melihat jatuh nya harga INCO sejak awal tahun 2011 (-24% ytd), akibat krisis ekonomi global, resign nya beberapa jajaran direktur mereka, dan kemungkinan menurun nya produksi perseroan di 4Q11 yang diakibatkan oleh penutupan sementara pabrik mereka, membuat valuasi INCO menjadi menarik. Saat ini INCO diperdagangkan di level 9,3x-8.4x 11-12 PER. Melihat sehat nya balance sheet, rencana ekspansi produksi mereka hingga 90 ribu ton, dan komitmen perusahaan untuk menekan biaya produksi, menjadi kan saham ini menarik untuk di koleksi. Kami merekomendasikan Trading buy untuk INCO, dengan target price di Rp 4,400.
Trading ideas
IHSG hari ini diperkirakan masih cenderung naik dengan perkiraan resistance terdekat di level R2 (4,033.62) dan support sekitar level S2 (3,975.83). Indikator teknikal secara umum masih cenderung naik dengan daily risk saat ini sekitar level 47.15 %. Untuk mampu naik lebih lanjut dalam minggu ini, minimal IHSG harus mampu bertahan di level Q (4,004.72). Beberapa stock pick untuk hari ini adalah: BJBR (Trading Buy), INTP (Trading Buy), dan SMRA (Trading Buy)
(ang/ang)