First Asia Capital: Indeks Dalam Rentang Konsolidasi

First Asia Capital: Indeks Dalam Rentang Konsolidasi

First Asia Capital - detikFinance
Jumat, 09 Sep 2011 09:11 WIB
First Asia Capital: Indeks Dalam Rentang Konsolidasi
Jakarta - Perdagangan saham kemarin berlangsung mixed dalam rentang konsolidasi. Pelaku pasar lebih banyak mengambil sikap wait and see mencermati perkembangan pasar. Sedangkan transaksi lebih tertuju pada saham lapis dua seperti sektor aneka industri, konsumsi, dan properti.

Saham unggulan yang menopang penguatan indeks adalah perbankan seperti BMRI dan BBRI. Ini sebagi reaksi positif pasar atas kebijakan Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan tingkat bunga acuannya pada level 6,75% menyusul relatif terkendalinya tingkat inflasi hingga Agustus lalu sebesar 4,79% (yoy), masih sejalan dengan target inflasi tahun ini sekitar 5%-6%.

Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan tingkat bunga acuannya pada level saat ini hingga akhir tahun ini. IHSG kemarin ditutup hanya menguat tipis 3,957 poin di level 4005,390 setelah bergerak naik turun dalam rentang konsolidasi sekitar 43 poin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara tadi malam indeks DJIA di Wall Street kembali melemah 1% setelah pelaku pasar disana kecewa atas pidato Gubernur The Fed yang belum secara gamblang menjelaskan langkah The Fed dalam melawan perlambatan pertumbuhan yang terjadi di AS. Sedangkan pelaku pasar berharap adanya langkah stimulus lanjutan yang dikeluarkan The Fed.

Mencermati masih berfluktuasinya pasar saham global, hari ini perdagangan saham diperkirakan masih akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi. IHSG diperkirakan masih memiliki ruang menguat namun terbatas terutama dipicu saham-saham lapis dua seperti sektor industri dasar, properti, dan konsumsi. IHSG akan bergerak dalam rentang sekitar sekitar 30-50 poin dengan support di 3970 dan resisten di 4060.
IHSG 3970-4060

Perhatikan :
INTA 800-850 Buy on Weakness
EXCL 5300-5700 Sell on Strenth
HRUM 8700-9450 Buy on Weaknes
BMRI 7100-7550 Sell on Strength
MNCN 1090-1170 Sell on Strength
HEXA 8100-8500 Buy on Weakness
BKSL 280-320 Trading Buy
SMCB 2000-2150 Maintain Buy
TBLA 680–730 Buy on weakness

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads