Jakarta - Bursa AS kembali dihujani aksi jual pada perdagangan Jumat dimana indeks Dow Jones kembali melemah 303,68 poin atau 2,69%. Pelaku pasar tetap skeptis terhadap program peningkatan tenaga kerja Obama senilai US$ 447 milyar, sentimen pasar memburuk setelah German dikabarkan bersiap untuk membentengi perbankan mereka jika Yunani gagal bayar utang, kebijakan ini dikhawatirkan akan diikuti oleh negara-negara eropa lainnya sehingga mereka akan lebih memilih merekapitalisasi dan membail out perbankan mereka dan membiarkan Yunani bangkrut. Mundurnya eksekutif ECB, Juergen Stark akibat konflik terhadap program pembelian obligasi oleh ECB juga semakin membuat keadaan tidak menentu. Saham Amex dan Hewlett-Packard memimpin pelemahan Dow Jones. Bursa Eropa ditutup melemah cukup dalam merespon keretakan dalam tubuh ECB setelah Juergen Stark mundur dari jabatannya. Indeks DAX turun 4%, FTSE turun 2,3%, CAC turun 3,6%. Bursa Asia pagi ini terpantau bergerak negatif. Nikkei turun 2,1%, Kospi turun 1,8%.
Β
Bursa Indonesia hari ini kembali akan diuji dengan kembali munculnya sentimen negatif dari pasar global, walau minat beli terlihat masih cukup tinggi namun isu-isu dari pasar global patut diwaspadai karena akan berdampak pada pergerakan IHSG. Investor disarankan tetap melakukan trading jangka pendek dan memanfaatkan koreksi untuk buy on Weakness
(ang/ang)