Minyak light sweet diperdagangkan di level US$89 per barel setelah mata uang euro mengalami apresiasi terhadap mata uang US$ dari level terendah dalam enam bulan terakhir.
IHSG kemarin (12/9) turun 102 point (-2.56%) ke level 3,896.12, penurunan terbesar dalam dua hari terakhir, dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp283 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di beli a.l. BMRI, INDF, ITMG, BBRI dan HRUM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini (13/9), IHSG diperkirakan masih akan melanjutkan koreksinya dan akan bergerak pada kisaran 3,835-3,936 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l GZCO, LSIP dan BUVA.
News & Analysis
- ANTM : Obligasi Dolar Rp1,5 Triliun Terbit November
- BLTA : Laba Semester I-2011 Turun 8%
- ELTY : Siap Gandeng Investor Strategis Pengganti Limitless
- TRAM : Siap Beli Convertible Bond PT Awesome Coal.
Economic & Strategic
Economy: BI Wajibkan Devisa Ekspor Masuk Bank Lokal.
(qom/qom)











































