First Asia Capital: Aksi Jual Mulai Reda

First Asia Capital: Aksi Jual Mulai Reda

- detikFinance
Selasa, 13 Sep 2011 09:17 WIB
First Asia Capital: Aksi Jual Mulai Reda
Jakarta - Perdagangan saham kemarin didominasi aksi jual investor terimbas sentimen negatif dari pasar saham Asia merespon memburuknya perkembangan krisis utang di Yunani. IHSG sepanjang perdagangan bergerak di teritori negatif dan ditutup turun 2,5% atau 102,383 poin ke posisi 3896,119.

Hampir seluruh saham sektoral mengalami tekanan jual, hanya ada 35 saham yang mencatatkan penguatan dan 235 saham mengalami penurunan. Namun penurunan IHSG tersebut tidak didukung dengan peningkatan volume dan nilai transaksi.

Volume transaksi di Pasar Reguler kemarin hanya mencapai 2,73 miliar saham, turun dibandingkan volume transaksi rata-rata harian pekan kemarin yang mencapai 3,37 miliar saham. Sedangkan nilai transaksi di Pasar Reguler kemarin hanya Rp.2,95 triliun, turun dibandingkan nilai rata-rata transaksi harian pekan kemarin yang mencapai Rp 4,27 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini mengindikasikan pelaku pasar masih cenderung menahan asetnya. Asing kemarin mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.270,96 miliar. Krisis utang Yunani terus memburuk perkembangannya dan dikhawatirkan akan merembet ke sistem perbankan di Eropa.

Moody’s telah mengisyaratkan memangkas peringkat utang perbankan Prancis menyusul semakin kuatnya kekhawatiran terjadinya gagal bayar atas utang Yunani. Faktor ancaman default obligasi Yunani tersebut telah merontokkan pasar saham global, termasuk pasar saham di kawasan Asia kemarin.

Sementara itu tadi malam perkembangan di Wall Street, tiga indeks utama berhasil ditutup di teritori positif setelah sempat terkoreksi pada sesi awal perdagangan. Indeks DJIA berhasil ditutup di atas level 11000, yakni di 11061,12 naik 0,63%, indeks Nasdaq naik 1,10% di 2495,09 dan indeks S&P 500 naik 0,7% di 1162,27.

Aksi beli pelaku pasar di Wall Street pada sesi akhir perdagangan dipicu berita China berniat membeli surat utang Pemerintah Italia. Perkembangan positif ini diharapkan bisa mencegah Uni Eropa masuk ke dalam krisis utang yang lebih dalam.

Pelaku pasar kembali percaya diri melakukan pembelian di pasar saham, meskipun reaksi ini dinilai bersifat temporer. Perkembangan positif ini diharapkan akan mempengaruhi perdagangan saham hari ini.

IHSG diperkirakan akan cenderung bergerak konsolidasi dengan aksi jual diperkirakan akan mereda dan pelaku pasar akan kembali melakukan aksi beli balik ketika terjadi koreksi lanjutan, terutama terhadap saham-saham yang mengandalkan pendapatan pada pasar domestik, seperti barang konsumsi, infrastruktur, properti dan perbankan.

 IHSG akan bergerak konsolidasi dan berpotensi terjadinya technical rebound, dengan support ada di 3830 dan resisten di 3910.

Perhatikan :
BUMI 2575-2775 Buy on Weakness
BMRI 6900-7250 Buy
INTP 15000-15450 Buy
HRUM 8100-8600 Buy
SMGR 8850-9200 Buy on Weakness
BBNI 4000-4150 Buy on Weakness
JSMR 3900-4100 Buy
ADMG 700-780 Maintain Buy
BBRI 6500–6950 Buy on weakness

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads