Minyak light sweet diperdagangkan di level US$90 per barel setelah spekulasi yang beredar atas naiknya jumlah pasokan minyak di AS, yang berarti turunnya jumlah permintaan akan bahan bakar.
IHSG kemarin (13/9) ditutup turun turun 21 point (-0.54%) ke level 3,874.78 dengan investor asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp576 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di beli a.l. BBRI, BMRI, INDF, UNTR dan TLKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan IHSG masih akan berpotensi melanjutkan koreksinya kembali menuju area garis Fibonacci Retracement 38.2% di level 3,821.
Pada perdagangan hari ini (14/9), IHSG diperkirakan akan bergerak dikisaran 3,821-3,893 dengan kecenderungan kembali melanjutkan koreksinya dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l GGRM, AALI dan ISAT.
News & Analysis
- AALI : Berencana Akuisisi 2.000 ha Lahan di Papua
- DPNS : Menemukan Potensi Batubara di Jambi
- JSMR : Akuisisi Tiga Ruas Tol.
Economic & Strategic
- Economy : Dana Asing Rp 3,85 Triliun 'Serbu' Surat Utang Pemerintah
- Economy : Tahun Depan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ditaksir Melambat.











































