Jakarta - IHSG kembali turun -21 pts ke level 3,874.7 (-0.55%) pada perdagangan hari selasa (14 Sept) setelah sempat naik ke level 3,929. sentimen negatif kembali datang dari Eropa setelah sektor perbankan di Perancis khawatir mengenai sovereign-debt dapat merugikan pinjaman antar bank. Hal ini menyebabkan bursa Asia mengalami penurunan. Sementara pembelian surat hutang Italy oleh China masih belum dapat menahan penurunan bursa Eropa dan Asia. Tercatat, foreign melakukan aksi net sell yang cukup besar yaitu sebesar Rp 592 Miliar. Tercatat 4 saham yang paling banyak dijual oleh AS antara lain BBRI, BMRI, INDF dan UNTR. Sementara asing tercatat banyak melakukan net buy pada ASRI dan INCO.
Bursa Dow Jones ditutup menguat pada perdagangan semalam, hal tersebut diharap kan dapat memberikan sentimen positif terhadap IHSG untuk hari ini. Secara Technical tanda-tanda koreksi akan berakhir jika IHSG hari ini minimal mampu bertahan diatas level Q (3,883.23). Daily risk saat ini sekitar level 43.43 %, dan support di 3,851 dan Resistance di 3,899.
Dengan stock pick antara lain:
CMNP (BoW)
CPIN (BoW)
JPFA (BoW)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Special Mention: Gunawan Djaya Steel (GDST) menjadi emiten dengan volume perdagangan tertinggi kemarin dan tercatat emiten mengalami kenaikan sebesar +11.7%. Pada laporan keuangan 1H11, emiten mencatat penurunan sebesar 13,28% dibandingkan periode sebelumnya karena adanya peningkatan beban usaha dan penurunan pendapatan pendanaan.
(ang/ang)