Minyak light sweet diperdagangkan di level US$85 per barel menyusul kekhawatiran akan turunnya jumlah permintaan akan bahan bakar setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan penurunan ekonomi outlook negara tersebut.
IHSG kemarin (21/9) ditutup turun 55 point (-1.45%) ke level 3,697.49 dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp554 miliar dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah UNTR, INDF, BUMI, ASII dan BBRI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waspadai apabila IHSG gagal rebound kembali ke atas MA200 karena akan membawa IHSG menuju fase bearish. Pada perdagangan hari ini (22/9) IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3,639-3,733 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l BDMN dan MASA.
News & Analysis
- AKRA : Siapkan Investasi Distribusi Rp800 Miliar
- GIAA : Garuda Garap Rute ke AS
- MTLA : Laba Semester I-2011 Naik 183,61%.
Economic & Strategic
Economy: S&P Turunkan Peringkat Utang Italia.
(qom/qom)











































