Penyataan The Fed yang mengindikasikan sinyal pelemahan pada outlook ekonomi AS seiring dengan indicator data pengangguran yang terus meningkat membuat bursa global bergejolak dan akhirnya ditutup melemah signifikan rata-rata sebesar 2%. Stimulus The Fed berupa buyback surat utang jangka panjang senilai US$ 400 miliar dan rencana penerbitan surat utang jangka pendek justru direspon negatif oleh investor karena hanya memberikan minimal dampak positif ditengah stagnasinya perkeonomian AS. Saham-saham sektor perbankan dan keuangan AS kembali mengalami tekanan jual signifikan seiring dengan dipangkasnya rating Bank of America (-7,5%), Wells Fargo & Co (-3,9%) dan Citigroup (-5,2%) oleh Moody’s. Sementara itu, perbankan Eropa juga masih mengalami tekanan jual dimana BNP Paribas -1,9%; Sociate Generale -1,3% dan Credit Agricole -2,4%.
Suramnya outlook ekonomi global membuat bursa regional pagi ini dibuka melemah dimana indeks KLSE -0,9%; Nikkei -1,8%; STI -1,5% dan KOSPI -2,6%. IHSG kami perkirakan masih bergerak fluktuatif dengan potensi kembali melemah di hari ini mengekor bursa regional dan global. Kisaran trading IHSG berada di level 3.607-3.777. Saham-saham dengan fundamental baik merupakan stock pick kami, antara lain: ADRO, PTBA, ASII, UNTR, SMGR, INTP, JSMR dan BMRI.
(ang/ang)











































