Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Jumat, 23 Sep 2011 08:05 WIB
Jakarta - Pada perdangan Kamis (22/9) Indeks Dow Jones ditutup turun 391 point (-3.51%) ke level 10,733.83, penurunan dua hari terbesar sejak Desember 2008, menyusul keluarnya data Jobless Claims yang tercatat lebih tinggi dari estimasi semula.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$81 per barel mengikuti penurunan yang terjadi di pasar ekuitas sebagai sinyal melemahnya perekonomian global.

IHSG sendiri kemarin (22/9) ditutup 328 point (-8.88%), penurunan terbesar dalam setahun terakhir, ke level 3,369.14 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp1.7 triliun dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah ASII, BMRI, BBRI, BUMI dan INDF.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal, setelah menembus garis MA200-nya, IHSG kembali terkoreksi dengan membentuk pola bearish marubozu yang mengindikasikan sinyal bearish continuation meskipun pergerakan indikator sudah terlihat memasuki fase oversold.

Pada perdagangan hari ini (23/9) IHSG diperkirakan masih melanjutkan koreksinya dan akan bergerak pada kisaran 3,309-3,405 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BWPT, BUMI dan MAPI.

News & Analysis



  • ADMF : Targetkan Pembiayaan Rp30,7 T di 2011
  • JPFA : Laba Bersih Melonjak 21%
  • MTLA : Laba Semester I-2011 Melonjak.

Economic & Strategic



  • Industry: UE Diminta Hapus Bea Impor CPO Bersertifikat
  • Property: Krisis Global Tak Surutkan Bisnis Properti.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads