Minyak light sweet diperdagangkan di level US$81 per barel mengikuti penurunan yang terjadi di pasar ekuitas sebagai sinyal melemahnya perekonomian global.
IHSG sendiri kemarin (22/9) ditutup 328 point (-8.88%), penurunan terbesar dalam setahun terakhir, ke level 3,369.14 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp1.7 triliun dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah ASII, BMRI, BBRI, BUMI dan INDF.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan hari ini (23/9) IHSG diperkirakan masih melanjutkan koreksinya dan akan bergerak pada kisaran 3,309-3,405 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BWPT, BUMI dan MAPI.
News & Analysis
- ADMF : Targetkan Pembiayaan Rp30,7 T di 2011
- JPFA : Laba Bersih Melonjak 21%
- MTLA : Laba Semester I-2011 Melonjak.
Economic & Strategic
- Industry: UE Diminta Hapus Bea Impor CPO Bersertifikat
- Property: Krisis Global Tak Surutkan Bisnis Properti.











































