Mega Capital: IHSG Membentuk Pola Spinning Top

Mega Capital: IHSG Membentuk Pola Spinning Top

- detikFinance
Kamis, 29 Sep 2011 09:38 WIB
Jakarta - IHSG menguat meski regional beragam. Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat +1.13% ke level 3,513 dimana kenaikan terbesar dicatatkan oleh sektor aneka industry yang naik +2.46%, dan diikuti oleh sektor infrastruktur +1.66% serta setor keuangan +1.57%. Kenaikan ini kami perkirakan selain technical rebound, juga terpengaruh oleh kinerja sejumlah indeks regional yang ditutup menghijau; diantaranya Nikkei 225 +0.1%, Topix +0.7% dan S&P/ASX 200 +0.9%. Namun demikian, sejumlah indeks lainnya seperti Hang Seng, Shanghai dan Kospi ditutup turun sekitar –1%. Terkoreksinya bursa China dan Hong Kong kami perkirakan terkait pesismisme yang mulai tumbuh di kalangan investor terhadap pertumbuhan ekonomi China. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Bloomberg Global Poll, sebanyak 59% responden memperkirakan pertumbuhan ekonomi China akan anjlok ke level kurang dari +5% pada 2016 mendatang, sementara 47% responden yakin pertumbuhan akan melambat ke level tersebut pada 2013. Seda ngkan 12% lainnya percaya tahun depan (2012) pertumbuhan ekonomi China akan anjlok di bawah +5%.

Sikap Uni Eropa terpecah, bursa global terkoreksi. Perpecahan di antara para pemimpin Uni Eropa terkait berapa besar perbankan swasta harus menganggung kerugian (write-down) terhadap obligasi pemerintah Yunani membuat investor melakukan aksi profit taking. Akibatnya pasar saham baik di Eropa maupun Amerika terkoreksi. Dari Eropa, indeks FTSE 100 turun –1.44%, DAX –0.89% dan CAC 40 –0.92%. Ke Amerika, indeks DJIA turun –1.61%, S&P 500 –2.07% dan Nasdaq –2.17%. Sejumlah pemimpin Uni Eropa menghendaki sektor perbankan swasta yang memegang obligasi pemerintah Yunani menanggung beban write-down lebih besar, namun usulan ini ditentang oleh the European Commission yang menghendaki besaran beban write-down ini tetap seperti yang telah disetujui pada 21 July lalu. Sementara itu, mulai hari ini sejumlah delegasi dari the European Commission, the European Central Bank dan IMF akan kembali melakukan pertemuan di Athena untuk membahas lebih lanjut pengucuran dana bailout tahap kedua.

Membentuk pola spinning top, IHSG berpeluang melemah (Range : 3,425-3,550). IHSG kembali ditutup menguat pada perdagangan kemarin dan mampu melewati resistance level di 3,485, namun belum sempat menguji resistance level di 3,550, indeks dimungkinkan untuk menguji resistance level tersebut yang apabila mampu dilewati maka kemungkinan akan bergerak menuju resistance level berikutnya di level 3,590, akan tetapi candle yang membentuk spinning top berpotensi menghambat laju kenaikannya yang apabila indeks bergerak melemah maka kemungkinan dapat menguji support level di 3,470. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads