Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 04 Okt 2011 08:43 WIB
Jakarta - Pada perdagangan Senin (3/10) Indeks Dow Jones ditutup turun 258 point (-2.36%) ke level 10,655.30 masih disebabkan karena kekhawatiran akan krisis utang Yunani yang tak kunjung menemui titik terang.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$ 76 per barel di New York menyusul naiknya jumlah stok bahan bakar di AS yang mengindikasikan penurunan jumlah permintaan.

IHSG kemarin (3/10) ditutup turun 200 point (-5.64%) ke level 3,348.71 dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp 484 milliar dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah BBRI, BMRI, BUMI, ASII dan BBNI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan kemarin (3/10), IHSG terkoreksi dengan candlestick membentuk pola bearish marubozu yang menandakan besarnya tekanan jual.

Sementara pergerakan indikator tampak stochastic membentuk deathcross sementara RSI kembali bergerak reversal.

Pada perdagangan hari ini (4/10) diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksinya untuk menguji garis support channeling-nya dan akan bergerak pada kisaran 3,258-3,426 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI, UNTR dan UNVR.

News & Analysis



  • AALI : Astra Agro Sebar Dividen Interim Rp 300 Miliar
  • APLN : Mulai Bangun Proyek Residensial di Karawang
  • CMNP : Catat Laba Bersih Rp 164 Miliar
  • NIKL : Latinusa Tingkatkan Kapasitas Pabrik Jadi 160 Ribu Ton.

Economic & Strategic

Economy : Komoditas RI yang Jadi Incaran China.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads