Minyak light sweet diperdagangkan di level US$ 76 per barel di New York menyusul naiknya jumlah stok bahan bakar di AS yang mengindikasikan penurunan jumlah permintaan.
IHSG kemarin (3/10) ditutup turun 200 point (-5.64%) ke level 3,348.71 dengan asing tercatat melakukan net sell pada pasar regular sebesar Rp 484 milliar dengan saham-saham yang paling banyak di jual adalah BBRI, BMRI, BUMI, ASII dan BBNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pergerakan indikator tampak stochastic membentuk deathcross sementara RSI kembali bergerak reversal.
Pada perdagangan hari ini (4/10) diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan koreksinya untuk menguji garis support channeling-nya dan akan bergerak pada kisaran 3,258-3,426 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. BBRI, UNTR dan UNVR.
News & Analysis
- AALI : Astra Agro Sebar Dividen Interim Rp 300 Miliar
- APLN : Mulai Bangun Proyek Residensial di Karawang
- CMNP : Catat Laba Bersih Rp 164 Miliar
- NIKL : Latinusa Tingkatkan Kapasitas Pabrik Jadi 160 Ribu Ton.
Economic & Strategic
Economy : Komoditas RI yang Jadi Incaran China.
(qom/qom)











































