Indosurya: Sentimen Negatif IHSG Mulai Berkurang

Indosurya: Sentimen Negatif IHSG Mulai Berkurang

- detikFinance
Kamis, 06 Okt 2011 07:23 WIB
Jakarta - IHSG akhirnya berhasil mendarat di zona positif di tengah sentimen negatif yang menghantui. Investor, khususnya lokal, terlihat berani mengakumulasi saham-saham pilihan meski pembelian tersebut bersifat terbatas. Namun demikian, setidaknya investor lokal menyadari bahwa penurunan belakangan hari ini memang murni karena sentimen eksternal dan bukan karena memburuknya kinerja emiten. IHSG menguat 23,79 poin (0,73%) di level 3.293,24. Total volume perdagangan BEI mencapai 3,67 triliun unit saham dengan nilai total Rp 3,37 triliun. Sebanyak 159 saham naik, 71 saham turun, dan 75 saham stagnan.

Selama perdagangan, IHSG sempat menembus level 3.315,69 (level tertingginya) di awal sesi 1 dan juga sempat menyentuh level 3.269,54 (level terendahnya) menjelang akhir sesi 2 dan akhirnya berhasil bertengger di level 3.293,24. Volume perdagangan dan nilai total transaksi tercatat turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy. IHSG mengalami net foreign sell sebesar Rp 502 miliar dengan total pembelian asing Rp 1,14 triliun dan total penjualan asing mencapai Rp 1,64 triliun.

Bursa saham Eropa berakhir di zona positif. Sebelumnya bursa saham menghadapi sentimen negatif dengan kekhawatiran masalah krisis Yunani. Apalagi dipicu keputusan Moody's menurunkan peringkat utang Italia dari AA2 menjadi A2. Saat ini, Yunani mengalami pemogokan nasional, seiring keputusan pemerintahnya menguarangi PNS dan membatasi anggarannya, sehingga kegiatan ekonominya macet. Mereka menentang penghematan yang dilakukan pemerintah. Apalagi ada rencana pemotongan gaji hingga 50%. Di sisi lain adanya komitmen untuk melindungi perbankan Eropa dari krisis Yunani, memunculkan sentimen positif. Bursa Eropa menguat dipimpin saham perbankan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semalam mayoritas saham di bursa saham AS ditutup menguat. Saham-saham berkapitalisasi besar turut mendukung penguatan indeks Wall Street. Saham-saham Big Cap yang turut mempengaruhi antara lain: Alcoa Inc; Cisco Systems Inc; Mosanto Co; dan Apple Inc. Adapun pemicu kenaikan Wall Street kemarin antara lain data ekonomi AS yang sedikit melampaui prediksi serta spekulasi aksi Eropa untuk mencegah penyebaran krisis utang Eropa. Adapun data positif ekonomi AS tersebut antara lain kenaikan ADP Nonfarm Employment Change di level 91.000 dari sebelumnya 89.000; Institute for Supply Management's non manufacturing index di level 53 dari sebelumnya 53,3.

Pada perdagangan Kamis (6/10) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.247-3.269 dan resistance 3.316-3.338. IHSG membentuk inverted hammer dan juga membentuk pola bullish harami. Candle juga masih berada di sekitar lower bollinger bands. MACD gagal membentuk golden cross dan bergerak turun dengan histogram negatif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba reversal dari area oversold. Kenaikan kemarin telah membuat indikator teknikal sedikit naik namun, belum cukup kuat mengkonfirmasi bullish tren. Sentimen negatif masih beredar meskipun sudah mulai berkurang. Diharapkan aksi beli kembali berlanjut sehingga IHSG bisa kembali menguat. Apalagi bursa saham Eropa dan AS menghijau sehingga bisa mendukung penguatan lanjutan.

Saham-saham pilihan:

  • BBRI 5.300 - 5.500 Limited Buy
  • KLBF 3.125 - 3.250 Limited Buy
  • ICBP 4.775 - 5.050 Limited Buy
  • LPKR 580 - 620 Limited Buy
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads