First Asia Capital: Harga Komoditas Dorong Saham Tambang

First Asia Capital: Harga Komoditas Dorong Saham Tambang

First Asia Capital - detikFinance
Kamis, 06 Okt 2011 09:18 WIB
First Asia Capital: Harga Komoditas Dorong Saham Tambang
Jakarta - Perdagangan saham kemarin berlangsung bervariasi dalam rentang konsolidasi. IHSG berhasil mengalami rebound terbatas yakni naik 23,788 poin (0,73%). Aksi beli selektif pelaku pasar terutama terhadap saham-saham perbankan, barang konsumsi dan sebagian tambang batubara terutama dipicu membaiknya iklim pasar.

Namun kenaikan harga saham sektoral tertahan menyusul banyak pelaku pasar yang memanfaatkan terjadinya kenaikan harga saham untuk melakukan aksi ambil untung. Mereka lebih memilih pola bermain cepat.

Aksi jual asing yang masih berlanjut turut berpengaruh terhadap psikologis pasar. Kemarin nilai penjualan bersih asing mencapai Rp.502 miliar. Dalam dua hari perdagangan terakhir, nilai penjualan bersih asing mencapai hingga Rp.960 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu tadi malamn perkembangan bursa global kembali bergerak positif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street kembali melanjutkan penguatan, mengalami kenaikan masing-masing 1,2% dan 1,7%. Sedangkan sejumlah bursa utama di zona Euro juga menguat tajam rata-rata 4% lebih. Ini dipicu berita pejabat pemerintahan di zona euro menyetujui memperkuat sektor perbankan yang dilanda krisis.

Selain itu laporan sektor jasa di AS meningkat dan lebih baik dari perkiraan sebelumnya sehingga kembali mendorong optimisme akan pertumbuhan ekonomi AS. Data ekonomi yang keluar tersebut meredahkan kekhawatiran terjadinya krisis ekonomi di AS.

Aksi beli balik investor juga terjadi di pasar komoditas. Sejumlah harga komoditas kembali rebound seperti harga minyak mentah yang menguat hingga 5% di posisi USD79,68/barrel. Harga komodiats logam seperti nikel dan timah juga mengalami penguatan.

Seiring dengan menguatnya kembali harga komoditas energi maupun tambang logam, hari ini perdagangan saham-saham tambang diperkirakan akan terimbas positif. Harga saham emiten tambang yang sudah jatuh dalam berpeluang diburu investor kembali. Pergerakan IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang yang lebar dengan peluang melanjutkan penguatannya dengan target menembus level psikologis 3400. Sedangkan level support ada di 3217.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads