Lautandhana Securindo: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Lautandhana Securindo: IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

Lautandhana Securindo - detikFinance
Kamis, 13 Okt 2011 09:36 WIB
Jakarta - IHSG berhasil kembali ke level psikologis 3.600-an, ditutup di posisi 3.635,93 naik 2,95%. Indeks LQ45 ditutup menguat 3,63%. IHSG bergerak dengan kisaran 3.517-3.637. Aksi beli saham-saham unggulan di seluruh sektor mendorong apresiasi IHSG. Sektor pertambangan (+4,97%) dan industri dasar (+4,22%) masih memimpin penguatan. Bursa regional ditutup variatif, khawatir akan ada perlambatan ekonomi global dan banjir di Thailand berpotensi menghambat industri manufaktur. Bursa Cina ditutup naik dipicu oleh kenaikan saham perbankan. Asing cetak net buy Rp 581 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya GGRM naik Rp 5.000, ITMG naik Rp 2.400, INTP naik Rp 1.100, dan AALI naik Rp 1.100. Sedangkan beberapa saham top losers adalah BYAN turun Rp 300, VOKS turun Rp 180, FASW turun Rp 75, dan PLIN turun Rp 60.

Bursa Eropa ditutup naik rata-rata hampir 2% didorong oleh data output industri pada Agustus di atas prediksi, optimisme Slovakia akan menyetujui fasilitas stabilitas keuangan Eropa, dan apresiasi saham-saham yang berhubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi. Bursa AS bergerak fluktuatif namun berhasil ditutup naik rata-rata 1% didorong oleh spekulasi Slovakia akan menyetujui program penyelamatan krisis Eropa dan harapan The Fed memiliki opsi untuk menambah pembelian aset agar meningkatkan perekonomian. Namun kekhawatiran perbankan Eropa tidak akan mencapai target cadangan dan permintaan tembaga dari Cina mungkin akan melemah menjadi sentimen negatif.

Bursa regional pagi ini dibuka dengan dominasi naik dimana Nikkei menguat 1,03%, KLSE naik 1,06%, STI turun 0,09%, dan KOSPI naik 1,18%. Kami perkirakan IHSG pada perdagangan hari ini berpotensi menguat terbatas di level 3.414,71-3.740,35. Kami menyarankan investor untuk tetap mencermati saham yang memiliki latar belakang fundamental baik, seperti: ASII, UNTR, ADRO, HRUM, ANTM, PGAS, JSMR, SMGR, INTP, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads