Masuknya kembali dana asing di pasar saham tersebut dipicu membaiknya iklim pasar saham global menyusul meredahnya kekhawatiran terjadinya krisis keuangan di zona Euro dan membaiknya data perekonomian yang keluar pekan kemarin di AS maupun China. Indeks pasar saham di sejumlah bursa AS dan Eropa pekan kemarin juga ditutup di teritori positif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street pekan kemarin masing-masing menguat 4,88% dan 6%,. Sedangkan indeks CAC 40 di Paris dan indeks DAX Jerman menguat masing-masing 3,9% dan 5,1% pekan kemarin. Indeks FTSE 100 di London sepekan menguat 3,1%.
Meningkatnya penjualan ritel di AS September lalu memberikan kepercayaan pasar bahwa AS tidak akan jatuh dalam resesi ekonomi yang ditakutkan sebelumnya. Pengeluaran belanja ritel di AS September lalu tumbuh 1,1%, naik dari bulan sebelumnya 0,3%. Meningkatnya belanja ritel konsumen AS membuat perkiraan pertumbuhan ekonomi AS 3Q11 diperkirakan mencapai 2,7% lebih tinggi dari 1Q11 maupun 2Q11. Sementara data inflasi China September lalu turun menjadi 6,1% dari Agustus yang mencapai 6,3%. Penurunan angka inflasi ini memberikan peluang bagi China untuk mempertahankan tingkat bunganya. Data ekonomi yang membaik dari dua negara raksasa ekonomi dunia tersebut memberikan kepercayaan pasar bahwa perekonomian global saat ini tidak seburuk yang dibayangkan sebelumnya. Dengan perkembangan perekonomian global yang lebih kondusif tersebut, tentunya akan meningkatkan kembali kepercayaan pasar atas prospek investasi di pasar saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG S1 3639; S2 3585 ; R1 3688 ; R2 3735
Pilihan saham :
ASII 66000-68500 Buy on Weakness
BBRI 6400-7000 Buy
HRUM 7400-8000 Buy on Weakness
INTP 14300-15900 Buy on Weakness
SMGR 8850-9200 Trading Buy
ELTY 119-131 Buy
GJTL 2600-2850 Buy
ADMG 630-710 Maintain Buy
INCO 2950-3300 Buy on Weakness
ENRG 155-178 Trading Buy
(ang/ang)











































