First Asia Capital: Laporan Kinerja dan Dividen Interim Dorong IHSG

First Asia Capital: Laporan Kinerja dan Dividen Interim Dorong IHSG

First Asia Capital - detikFinance
Senin, 17 Okt 2011 08:59 WIB
First Asia Capital: Laporan Kinerja dan Dividen Interim Dorong IHSG
Jakarta - Perdagangan pada akhir pekan kemarin berlangsung flat. Aksi ambil untung investor pada sejumlah saham unggulan seperi Astra dan Telkom berhasil diimbangi dengan pembelian selektif pada saham batubara seperti ADRO dan BUMI sehingga membuat IHSG ditutup melemah tipis 10,704 poin atau 0,3% di posisi 3664,680. Selama sepekan IHSG mencatatkan kinerja positif, rebound hingga hampir 7% setelah pekan sebelumnya terkoreksi 3,48%. Penguatan IHSG selama pekan kemarin ditopang masuknya kembali dana asing ke pasar saham setelah beberapa waktu lalu terjadi arus dana keluar. Aksi beli bersih asing di pasar saham sepanjang pekan kemarin mencapai Rp.1,94 triliun setelah pekan sebelumnya mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp.1,69 triliun.

Masuknya kembali dana asing di pasar saham tersebut dipicu membaiknya iklim pasar saham global menyusul meredahnya kekhawatiran terjadinya krisis keuangan di zona Euro dan membaiknya data perekonomian yang keluar pekan kemarin di AS maupun China. Indeks pasar saham di sejumlah bursa AS dan Eropa pekan kemarin juga ditutup di teritori positif. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street pekan kemarin masing-masing menguat 4,88% dan 6%,. Sedangkan indeks CAC 40 di Paris dan indeks DAX Jerman menguat masing-masing 3,9% dan 5,1% pekan kemarin. Indeks FTSE 100 di London sepekan menguat 3,1%.

Meningkatnya penjualan ritel di AS September lalu memberikan kepercayaan pasar bahwa AS tidak akan jatuh dalam resesi ekonomi yang ditakutkan sebelumnya. Pengeluaran belanja ritel di AS September lalu tumbuh 1,1%, naik dari bulan sebelumnya 0,3%. Meningkatnya belanja ritel konsumen AS membuat perkiraan pertumbuhan ekonomi AS 3Q11 diperkirakan mencapai 2,7% lebih tinggi dari 1Q11 maupun 2Q11. Sementara data inflasi China September lalu turun menjadi 6,1% dari Agustus yang mencapai 6,3%. Penurunan angka inflasi ini memberikan peluang bagi China untuk mempertahankan tingkat bunganya. Data ekonomi yang membaik dari dua negara raksasa ekonomi dunia tersebut memberikan kepercayaan pasar bahwa perekonomian global saat ini tidak seburuk yang dibayangkan sebelumnya. Dengan perkembangan perekonomian global yang lebih kondusif tersebut, tentunya akan meningkatkan kembali kepercayaan pasar atas prospek investasi di pasar saham.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari ini perdagangan saham dipekirakan berpeluang dilanda aksi beli kembali. Pelaku pasar lebih percaya diri melakukan pembelian setelah data-data ekonomi yang keluar cenderung membaik. Dari sentimen domestik, antisipasi atas keluarnya laporan keuangan emiten 3Q11 dan aksi korporasi sejumlah emiten berupa pembagian dividen interim akan memicu aksi beli selektif investor. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak dengan rentang sekitar 50-100 poin, dengan level resisten ada di 3688 dan resisten berikut ada di 3712. Sedangkan support ada di 3639 dan support berikut di 3585.

IHSG S1 3639; S2 3585 ; R1 3688 ; R2 3735

Pilihan saham :
ASII 66000-68500 Buy on Weakness
BBRI 6400-7000 Buy
HRUM 7400-8000 Buy on Weakness
INTP 14300-15900 Buy on Weakness
SMGR 8850-9200 Trading Buy
ELTY 119-131 Buy
GJTL 2600-2850 Buy
ADMG 630-710 Maintain Buy
INCO 2950-3300 Buy on Weakness
ENRG 155-178 Trading Buy

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads