Jakarta - IHSG pada perdagangan hari Jumat (14/10), akhir pekan lalu, melemah tipis sebesar 10.704 poin atau turun harian sebanyak 0.29% dibandingkan penutupan Kamis (13/10) ke posisi 3,664.680. Indeks LQ45 juga melemah harian sebesar 0.36%. IHSG sepanjang jam perdagangan bergerak di kisaran 3,639.343-3,688.140. Indeks hari ini bergerak fluktuatif dengan perdagangan yang cukup sepi. Indeks bergantian antara zona merah dan zona hijau. IHSG sudah dibuka melemah pada pembukaan perdagangan. Di sesi II, indeks melemah semakin dalam hingga sempat menyentuh level 3,639.343, namun kembali mereda saat menjelang penutupan sesi sore. Pelemahan hari ini akibat aksi profit taking investor setelah beberapa hari terakhir menguat cukup kuat. Dan, pergerakkan yang cukup sepi dikarenakan investor masih menunggu kabar lebih lanjut mengenai penanganan krisis utang di Eropa. Mayoritas bursa regional melemah. Sebanyak 105 saham ditutup menguat, 91 saham melemah, dan sisanya tidak bergerak. Lima dari sembil an indeks sektoral ditutup melemah dimana sektor infrastruktur (-1.52%) dan barang konsumsi (-1.24%) merupakan dua sektor yang pelemahannya terbesar. Nilai transaksi terlihat cukup tinggi dikarenakan ada pembelian di pasar negosiasi atas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang bernilai Rp 1.64 T yang difasilitasi oleh Credit Suisse dan Deutsche Securities. Nilai transaksi di pasar reguler adalah sebesar Rp 2.98 T. Investor asing membukukan jual bersih saham senilai Rp 169.09 M. Saham-saham yang memotori pelemahan indeks kemarin adalah GGRM, DSSA, ASII dan ITMG. Sedangkan saham-saham yang menahan pelemahan indeks adalah SCCO, INDS, SMGR dan DKFT.
Indeks Dow Jones pada penutupan perdagangan Jumat (14/10) berada di posisi 11,644.49, atau naik sebesar 5.85%. Indeks Dow Jones dan S&P 500 menguat, dipicu oleh optimisme musim earnings perusahaan-perusahaan di bursa AS dan harapan akan adanya solusi dalam waktu dekat untuk mengatasi masalah krisis utang Eropa menjelang pertemuan G-20 pada akhir pekan yang baru lalu. Kedua hal tersebut memperpanjang kenaikan mingguan Dow Jones dan S&P500 lebih dari 5%. S&P500 naik 20.92 poin atau 1.74% dan mengakhiri minggu lalu di level 1,224.58. S&P500 naik mingguan sebesar 6%. Sementara indeks saham-saham teknologi AS, Nasdaq Composite Index, berakhir lebih tinggi 1.82% atau naik 47.61 poin dan ditutup di level 2,667.85. Dow Jones dan Nasdaq saat ini mencapai level yang lebih tinggi dalam tahun ini, sedangkan S&P500 masih mengalami penurunan 2.6% dalam tahun ini.
Kemarin indeks sedikit tertekan setelah sebelumnya menyentuh resistance 3,700. Namun, Kenaikan bursa US Jumat kemarin dan penguatan mayoritas bursa regional pagi ini diperkirakan akan memberi dorongan bagi indeks. Hari ini kami memprediksikan indeks akan menguat, melanjutkan trend bullish jangka pendeknya. Indikasi positif jika hari ini berhasil tembus level 3,700. Level support dan resistance IHSG hari ini kami estimasi berada di kisaran 3,640-3,700.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
STAR (200) : Spec. Sell
APIC (450) : Spec. Sell
CMNP (1,500) : BUY
GJTL (2,700) : BUY
(ang/ang)