Mega Capital: Harapan Penyelesaian Krisis Eropa Semakin Redup

Mega Capital: Harapan Penyelesaian Krisis Eropa Semakin Redup

- detikFinance
Selasa, 18 Okt 2011 09:39 WIB
Jakarta - IHSG Ditutup +1.76%. Setelah sempat terkoreksi pada akhir pekan lalu, pada awal pekan ini IHSG melanjutkan relinya. Optimisme akan dapat diatasinya krisis Eropa, meningkatnya data ritel AS dan antisipasi earning season triwulan III menjadi memicu reli indeks tersebut. Sektor konstruksi menyumbangkan penguatan terbesar bagi indeks. Sedangkan sektor konsumer menjadi satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan. Mayoritas saham-saham sektor properti menguat yang dipelopori oleh BKSL yang menguat 23.4% dan mengalami autorejection, setelah direkomendasikan beli oleh perusahaan sekuritas dengan target harga IDR 400 per saham karena berencana membangun theme park senilai USD 1.4 miliar. Saham BUMI ditutup -2.22% dan BRMS -6.15% setelah diberitakan Bumi Plc batal membeli 75.1% saham BRMS milik BUMI karena tidak menentunya kondisi bursa saham. Sedangkan berita Saban Capital Group yang membeli 5% (692.3 juta lembar) saham MNCN senilai IDR 692 miliar (IDR 1,000 per saham), membuat saha m MNCN menguat sebesar 0.93%.

Dow Tertekan Eropa dan Data Manufaktur. Meredupnya harapan akan percepatan solusi krisis kredit di Eropa serta data manufaktur di AS yang lebih rendah dari perkiraan mendorong penurunan indeks di bursa Wall Street pada perdagangan semalam. Jerman menyatakan bahwa pemimpin Uni Eropa tidak akan menyediakan solusi yang cepat dalam penyelesaian krisis hutang di Eropa pada pertemuan 23 Oktober nanti. Pembicaraan mengenai solusi krisis utang Eropa ini akan dilanjutkan pada tahun depan. Sebelumnya pertemuan menteri keuangan dan bank sentral negara G20 pada akhir pekan lalu memutuskan mengupayakan untuk mencegah Yunani default, menguatkan perbankan serta mencegah penyebaran krisis, dimana pertemuan pada 23 Oktober akan menjadi deadline. Sementara itu data Empire Manufacturing pada bulan Oktober sedikit mengalami kenaikan namun dibawah estimasi (act -8.48 vs cons -4 vs prev -8.82). Sedangkan data industrial production meningkat 0.2% sesuai dengan estimasi pasar, yang terutama didoro ng oleh kenaikan permintaan otomotif dan komputer. Saham Wells Fargo mendorong pelemahan indeks S&P 500 setelah melaporkan penurunan pendapatan dan marjin, meskipun mengalami kenaikan laba. Euro melemah dan harga US treasury menguat. Pada pagi ini indeks bursa Asia bergerak melemah.

IHSG diperkirakan mix to low (Range 3,635 β€” 3,760) IHSG kembali melanjutkan tren kenaikannya pada perdagangan kemarin dan ditutup berada di level 3,729 atau menguji EMA 20. Candle yang membentuk white marubozu yang juga didukung oleh volume yang tinggi memungkinkan bagi indeks untuk kembali berlanjut menuju resistance level pada equidistant channel di 3,760 yang apabila level tersebut mampu di lewati maka dimungkinkan untuk terjadi reversal trend pada IHSG. sementara jika indeks belum mampu melewati level tersebut maka dimungkinkan untuk bergerak melemah menuju support level di 3,675. Stochastic menunjukkan potensi pelemahan pada indeks dengan indikasi death cross. Hari ini diperkirakan indeks mix to low.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads