First Asia Capital: Perdagangan Rawan Aksi Ambil Untung

First Asia Capital: Perdagangan Rawan Aksi Ambil Untung

- detikFinance
Kamis, 20 Okt 2011 09:10 WIB
First Asia Capital: Perdagangan Rawan Aksi Ambil Untung
Jakarta - Pada perdagangan kemarin, pelaku pasar kembali memburu sejumlah saham sektoral setelah pasar saham global bergerak positif pasca keluarnya berita Jerman dan Prancis setuju meningkatkan dana talangan mengatasi krisis utang di Euro hingga Euros 2 triliun. IHSG sepanjang perdagangan bergerak di teritori positif hingga sempat mencapai level 3697,386 (tertinggi harian) sebelum akhirnya ditutup di 3685,306, atau menguat 63 poin. Penguatan IHSG kemarin juga ditopang pembelian bersih asing hingga Rp.211 miliar.

Sementara pada perdagangan hari ini aksi beli lanjutan pelaku pasar bisa tertahan dan pergerakan IHSG cenderung rawan akan aksi ambil untung. Ini terutama terkait dengan pengaruh pasar global dan kawasan yang masih penuh ketidakpastian terkait dengan penyelesaian utang di zona Euro. Tadi malam indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street terkoreksi masing-masing 0,63% dan 1,26% ke level 11504,62 dan 1209,88. Koreksi ini terutama dipicu oleh komentar Federal Reserve yang mengatakan meskipunsejumlah data ekonomi September lalu tumbuh moderat namun prospek ekonomi AS dinilai masih lemah.

Di sisi lain, pelaku pasar juga kembali dibuat khawatir mengenai perkembangan krisis utang di zona Euro menyusul lambatnya pengambilan keputusan di antara negara-negara kuat di kawasan tersebut. Sebelumnya penurunan peringkat utang Spanyol dua notch oleh Moody’s menjadi β€˜A1’ dari β€˜Aa2’ dengan outlook negatif juga telah menekan pasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara technical, pergerakan IHSG dalam dua hari perdagangan terakhir kembali gagal menembus level 3700 sehingga bisa memicu terjadinya koreksi. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level support di 3618-3640 dan resisten di 3714-3727. Saham-saham perbankan, batubara, konsumsi bisa dijadikan sasaran pembelian apabila harga terkoreksi. Kinerja emiten yang tumbuh positif sepanjang tahun ini akan menjadi katalis penguatan kembali saham-saham sektoral tersebut.

IHSG S1 3639; S2 3593 ; R1 3714 ; R2 3743

Pilihan saham :
BUMI 2075-2325 Buy on Weakness
BBRI 6300-6800 Buy
BMRI 6350-7050 Buy
CTRP 440-470 Buy
APLN 335-360 Buy
ASRI 440-500 Sell on Strength
BORN 980-1110 Buy on Weakness
ADRO 1890-2100 Buy on Weakness
SMGR 8750-9400 Buy on Weakness
PGAS 2650-3050 Buy on Weakness or break 2850
INTP 14150-15050 Maintain Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads