Indeks Dow Jones pada penutupan perdagangan Rabu (19/10) berada di posisi 11,504.62, mengalami penurunan sebesar 0.63%. Bursa US turun setelah pelaku pasar melakukan aksi jual dalam reaksi yang dipicu laporan baru yang menggarisbawahi Eropa masih jauh dari solusi untuk mengatasi krisis utang. Sementara Wall Street Journal melaporkan dana bantuan Eropa dapat digunakan untuk dijadikan kolateral dalam penerbitan surat hutang negara-negara yang sedang bermasalah. Saham teknologi adalah sektor yang paling tertekan setelah laporan laba Apple Inc. (AAPL) luput dari estimasi. Nasdaq Composite berakhir di level 2,604.04 atau turun 2.01%. Pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pada hari Minggu (23/10) ini akan menjadi fokus utama pasar global. Investor berharap pertemuan tersebut akan menghasilkan rencana konkret untuk menangani krisis utang regional. Sementara itu, laporan dalam Beige Book dari the Fed semalam yang mengatakan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih belum menunjukkan tand a-tanda positif yang berarti.
Hari ini kami memprediksi IHSG kembali melemah. Penguatan indeks kemarin belum dapat melebihi penurunan yang terjadi sebelumnya. Ini menunjukkan tekanan jual masih lebih besar. Penyebab penguatan kemarin pun dinilai masih belum cukup firm untuk membuat adanya reversal. Ditambah lagi, bursa US kemarin malam kembali ditutup melemah. Sentimen negatif lebih membayangi pasar saat ini. Mayoritas bursa regional dibuka melemah pagi ini. Level support dan resistance IHSG hari ini kami estimasi berada di kisaran 3,620-3,730.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
INCO (3,225) β Spec. Sell
UNTR (23,200) β Spec. Sell
PGAS (2,825) β Spec. Sell
ANTM (1,690) β Spec. Sell
(ang/ang)










































