Phillip Securities: Tekanan Jual IHSG Masih Tinggi

Phillip Securities: Tekanan Jual IHSG Masih Tinggi

- detikFinance
Kamis, 20 Okt 2011 09:12 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan hari Rabu (19/10) kemarin kembali menguat sebesar 63.279 poin atau naik harian sebanyak 1.75% dibandingkan penutupan Selasa (18/10) ke posisi 3,685.306. Indeks LQ45 juga menguat harian sebesar 1.99%. IHSG sepanjang jam perdagangan bergerak di kisaran 3,622.576-3,697.386. indeks sudah menguat sejak pembukaan perdagangan. Penguatan ini turut disebabkan oleh berita peningkatan dana penyelamatan untuk Eropa. IHSG turut terimbas positif oleh penguatan sebagian besar bursa regional lain. Investor kembali memburu saham-saham yang kemarin turun banyak. Investor asing terlihat masih memburu saham pertambangan dan melepas mayoritas saham keuangan. Sebagian besar bursa regional ditutup menguat. Sebanyak 199 saham ditutup menguat, 29 saham melemah, dan sisanya tidak bergerak. Semua indeks sektoral ditutup menguat dimana sektor pertambangan (+2.80%) dan industri dasar (+2.76%) merupakan dua sektor yang penguatannya terbesar. Nilai transaksi di pasar reguler adalah se besar Rp 3.55 T. Investor asing membukukan beli bersih saham senilai Rp 210.99 M. Saham-saham yang memotori penguatan indeks kemarin adalah ASII, MBAI, AALI dan MLBI. Sedangkan saham-saham yang menahan penguatan indeks adalah CNTX, LMSH, MYOR dan JECC.

Indeks Dow Jones pada penutupan perdagangan Rabu (19/10) berada di posisi 11,504.62, mengalami penurunan sebesar 0.63%. Bursa US turun setelah pelaku pasar melakukan aksi jual dalam reaksi yang dipicu laporan baru yang menggarisbawahi Eropa masih jauh dari solusi untuk mengatasi krisis utang. Sementara Wall Street Journal melaporkan dana bantuan Eropa dapat digunakan untuk dijadikan kolateral dalam penerbitan surat hutang negara-negara yang sedang bermasalah. Saham teknologi adalah sektor yang paling tertekan setelah laporan laba Apple Inc. (AAPL) luput dari estimasi. Nasdaq Composite berakhir di level 2,604.04 atau turun 2.01%. Pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa pada hari Minggu (23/10) ini akan menjadi fokus utama pasar global. Investor berharap pertemuan tersebut akan menghasilkan rencana konkret untuk menangani krisis utang regional. Sementara itu, laporan dalam Beige Book dari the Fed semalam yang mengatakan bahwa ekonomi Amerika Serikat masih belum menunjukkan tand a-tanda positif yang berarti.

Hari ini kami memprediksi IHSG kembali melemah. Penguatan indeks kemarin belum dapat melebihi penurunan yang terjadi sebelumnya. Ini menunjukkan tekanan jual masih lebih besar. Penyebab penguatan kemarin pun dinilai masih belum cukup firm untuk membuat adanya reversal. Ditambah lagi, bursa US kemarin malam kembali ditutup melemah. Sentimen negatif lebih membayangi pasar saat ini. Mayoritas bursa regional dibuka melemah pagi ini. Level support dan resistance IHSG hari ini kami estimasi berada di kisaran 3,620-3,730.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
INCO (3,225) – Spec. Sell
UNTR (23,200) – Spec. Sell
PGAS (2,825) – Spec. Sell
ANTM (1,690) – Spec. Sell

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads