Bursa saham Amerika kembali menguat, setelah pemimpin Eropa mendiskusikan untuk menganggarkan dana sebesar USD 1.3 triliun (EUR 940 miliar) dalam menyelesaikan krisis utang di zona tersebut. Pasar masih menunggu keputusan final apa yang akan diambil para pemimpin Eropa pada pertemuan tanggal 23 Oktober besok. S&P500 ditutup menguat +0.46% ke level 1,215.39. Sementara, Stoxx Europe 600 Index ditutup melemah -1.50% karena pernyataan anggaran dana USD 1.3 triliun baru di-release setelah bursa tutup. Di Yunani, Perdana Menteri George Papandreou kembali memenangkan suara parlemen untuk stimulus paket yang meliputi kenaikan pajak, pemangkasan dana pensiun dan gaji. Perusahan software terbesar di dunia, Microsoft, mengalami pertumbuhan pendapatan di atas ekspetasi para analis. Namun sayangnya harga saham Microsoft pada penutupan kemarin anjlok -1.10% ke level USD 27.04. Sementara itu, kematian Muammar Gaddafy kemarin diperkirakan akan mempengaruhi gejolak harga minyak dunia. Se belum terjadi perang saudara, Libya mampu memproduksi 1.6 juta barel per hari, namun semenjak perang meletus produksi minyak Libya sempat terhenti. Diperkirakan hingga akhir tahun produksi minyak Libya bisa kembali ke level 600,000 ribu barel per hari.
Indeks diperkirakan mix to high (renge 3,590β3,670), IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah berada di level 3,622. Indeks juga sempat menguji EMA 20 namun hingga akhir sesi Bursa belum mampu untuk melewatinya, indeks juga tampak belum mampu untuk melewati support level di 3,590 sehingga memungkinkan terjadi technical rebound menuju resistance level di 3,670. Akan tetapi jika indeks bergerak melemah kemungkinan akan kembali mencoba untuk melewati support level di 3,590. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang masih menguat.
(ang/ang)











































