Selama pekan kemarin isu penyelesaian krisis utang Uni Eropa telah menyita perhatian pasar yang membuat pergerakan pasar saham lebih berfluktuatif. IHSG pada perdagangan Jumat lalu ditutup cenderung flat hanya turun 2,112 poin ke posisi 3620,664. Selama sepekan IHSG mengalami koreksi 1,2% dan asing mencatatkan nilai penjualan bersih Rp.151,23 miliar. Pada pekan sebelumnya IHSG menguat hampir 7% dan asing mencatatkan nilai pembelian bersih hingga Rp.1,94 triliun.
Sementara faktor positif selama pekan kemarin yang berasal dari eksternal adalah membaiknya data perekonomian AS yang keluar. Memasuki perdagangan pada pekan terakhir Oktober, pelaku pasar akan lebih fokus pada rilis kinerja Q3 emiten yang akan keluar. Sedangkan dari faktor eksternal, sentimen pasar akan tertuju pada hasil pertemuan KTT Uni Eropa rabu pekan ini.
Para pemimpin Uni Eropa diharapkan segera mengeluarkan keputusan untuk mencegah kebangkrutan Yunani dan penutupan bank di zona Euro yang mengalami kesulitan permodalan akibat krisis utang di wilayah tersebut. Pada perdagangan hari ini aksi beli berpeluang kembali terjadi menyusul membaiknya kondisi pasar saham global dan kawasan. Indeks DJIA di Wall Street pada perdagangan akhir pekan kemarin menguat hingga 2,3%. Indeks di sejumlah bursa utama Eropa juga ditutup menguat tajam. Sejumlah harga komoditas seperti minyak mentah, emas, logam nikel dan timah ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG S1 3595; S2 3570 ; R1 3669 ; R2 3700
Pilihan saham :
ASII 65200 - 69400 Buy
BBRI 6300-6600 Buy
JSMR 3800-3975 Buy
ENRG 160-178 Buy
ADRO 1890-1980 Buy
ASRI 445-490 Buy
SMGR 8550-8950 Buy
CTRP 440-490 Maintain Buy
BMRI 6300-6800 Maintain Buy
BUMI 2100-2375 Trading Buy
(ang/ang)











































