OSK Nusadana: Data Ekonomi Asia Dorong IHSG

OSK Nusadana: Data Ekonomi Asia Dorong IHSG

- detikFinance
Selasa, 25 Okt 2011 09:08 WIB
Jakarta - IHSG kembali menguat 86 pts dan tutup di level 3,706.7 (+2.38%) setelah terdongkrak oleh sentimen positif dari luar negeri dan naik nya harga komoditas.Asing tercata masih melakukan net buy sebesar Rp 405 miliar. Saham-saham yang paling banyak diburu antara lain BMRI, SMGR dan BBNI. Sementara ASRI (-2.17%) dan PGAS (-2.58%) adalah saham-saham yang paling banyak di lepas oleh asing. Saham dari banking, ASII, dan GGRM tercatat masih menjadi pendorong market. Bursa Asia lain nya juga ditutup menguat dengan Neikkei +1.9%, Hang Seng +4.1%, dan Kospi +3.2%. Beberapa sentimen positif yang mendorong kenaikan di bursa Asia antara lain adalah data manufaktur China yang diprediksi akan membaik, serta membaik nya sentimen krisis utang di Eropa.

Bursa US dan Eropa kembali menguat, Dow +0.89%, Dax +1.41%, dan FTSE +1.08%.

Trading Idea
Salah satu kunci kenaikan IHSG adalah BMRI (+6.97%), kenaikan ini antara lain disebabkan pertumbuhan pendapatan yang diperkirakan diatas estimasi, loan growth yang masih diatas industri, dan valuasi yang lebih menarik. Sebagai salah satu saham perbankan dengan dengan market cap terbesar, BMRI tercatat mempunyai Div yield tertinggi (2.5%), dan growth tertinggi (17.7%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Source OSK
Basic industry, seperti industri semen, menjadi salah sektor yang mengalami penguatan (+4.61%) pada perdagangan kemarin. Hal ini antara lain disebabkan oleh meningkatnya konsumsi semen pada bulan september, sebesar 50%, dibandingkan oleh konsumsi pada periode yang sama tahun lalu.

Technical view: Diperkirakan IHSG hari ini masih cenderung naik dengan menguji level resistance berikutnya sekitar level 3,737.49 dan support di 3,670.7. Indikator MFI Optimized terlihat mampu berbalik arah di support trendline dengan daily risk saat ini sekitar level 50.99 %. Stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Indofood Sukses Makmur (INDF), Acc. Buy
2. Indika Energy (INDY), Acc. Buy
3. Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA), Acc. Buy

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads