Phillip Securities: Pasar Global Tidak Stabil, IHSG Tertekan

Phillip Securities: Pasar Global Tidak Stabil, IHSG Tertekan

- detikFinance
Rabu, 26 Okt 2011 09:03 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan hari Selasa (25/10) kemarin kembali menguat meskipun tipis sebesar 3.696 poin atau naik harian sebanyak 0.10% dibandingkan penutupan Senin (24/10) ke posisi 3,710.478. Indeks LQ45 juga menguat harian sebesar 0.16%. IHSG sepanjang jam perdagangan bergerak di kisaran 3,699.437-3,733.927. IHSG sebenarnya dibuka menguat 0.41% ke level 3,722.225. Namun tidak lama setelah itu, indeks langsung jatuh, dilanda profit taking. IHSG bergerak cukup fluktuatif hari ini. Beberapa kali masuk zona merah, namun akhirnya masih berhasil ditutup positif. Pergerakkan yang sideway ini disebabkan investor masih menunggu kabar lebih lanjut tentang penanganan krisis Eropa. Setiap kabar dari Eropa sangat berdampak bagi pergerakkan IHSG saat-saat ini. Inevstor asing melakukan pembelian bersih hari ini, banyak memburu saham-saham perbankan, pertambangan dan aneka industri. Saham-saham second liner banyak memimpin pelemahan hari ini. Bursa regional Asia Pasifik bergerak mixed namun mayoritas menguat. Sebanyak 98 saham ditutup menguat, 110 saham melemah, dan sisanya tidak bergerak. Lima dari sembilan indeks sektoral ditutup menguat dimana sektor pertambangan (+0.93%) dan perdagangan&jasa (+0.54%) merupakan dua sektor yang penguatannya terbesar. Nilai transaksi di pasar reguler adalah sebesar Rp 3.07 T. Investor asing membukukan beli bersih saham senilai Rp 192.04 M. Saham-saham yang memotori penguatan indeks kemarin adalah IMAS, AALI, ASII dan BYAN. Sedangkan saham-saham yang menahan penguatan indeks adalah MBAI, SMGR, SMAR dan MYOR.

Dow Jones jatuh pada hari Selasa di tengah keraguan bahwa para pemimpin Eropa dapat menyetujui rencana untuk mengakhiri krisis utang zona Euro. Sementara perusahaan besar AS mengecewakan investor dengan outlook bisnis mereka. Meskipun Uni Eropa dan para pemimpin zona euro masih merencanakan untuk mengadakan pertemuan puncak pada hari Rabu (26/10), pasar terpukul oleh ketakutan setelah berita bahwa pertemuan para menteri keuangan zona Euro dibatalkan. Menambah nada pesimis, 3M Co. (MMM) melaporkan laba kuartalan yang gagal menyamai harapan dan memotong proyeksi bisnis 2011. Saham Netflix (NFLX) jatuh 34.9% sehari setelah perusahaan rental film internet ini mengatakan kehilangan pelanggan lebih dari yang diantisipasi pada kuartal III dan memperingatkan hal itu masih akan terjadi. Data consumer confidence menunjukkan kepercayaan konsumen AS secara tak terduga turun ke level terendah dalam 2Β½ tahun pada Oktober, Dow Jones kehilangan 205.18 poin atau 1.72% dan ditutup di le vel 11,708.44.

Hari ini kami memprediksi IHSG akan mendapat cukup banyak tekanan. Pelemahan bursa US semalam yang cukup signifikan membuat investor kembali ragu akan adanya perbaikan krisis di Eropa. Namun, pasar terlihat sudah mulai jenuh akan ketidakstabilan pergerakkan pasar akhir-akhir ini. Bursa regional masih bergerak mixed, di tengah ketidakpastian di Eropa. Level support dan resistance IHSG hari ini kami estimasi berada di kisaran 3,620-3,750.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
ADRO (2,000) – Spec. Buy
PGAS (2,750) – Spec. Sell
ASRI (445) – Spec. Sell
PYFA (169) – Spec. Buy

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads