Pasca keputusan tersebut bursa saham global dan sejumlah harga komoditas menguat tajam pekan kemarin. Selama sepekan indeks DJIA di Wall Street menguat hingga 3,58%, indeks CAC 40 Paris naik 5,6%, indeks DAX Jerman naik 6,3%, dan FTSE 100 London naik 3,9%. Penguatan di sejumlah bursa utama Eropa dan AS tersebut juga berimbas pada bursa saham Asia. Indeks Hangseng Hongkong sepekan menguat 11%, Nikkei Jepang naik 4% dan ST Singapura naik 7%. Sedangkan IHSG selama sepekan kemarin menguat 5,8% ditutup di 3829,960. Di pasar komoditas, harga minyak mentah di AS telah menguat hampir 7% ditutup di USD93,49/barrel. Harga logam mulia emas menguat 6,3% di USD1744,2/t.oz. Sedangkan harga nikel di London naik 5,5% di level USD19750/MT.
Di pasar saham Indonesia, asing selama sepekan kemarin mencatatkan nilai pembelian bersih hingga Rp.2,2 triliun, setelah pekan sebelumnya asing menarik dana hingga Rp.1,5 triliun (net). Nilai rata-rata transaksi harian di Pasar Reguler selama sepekan juga meningkat mencapai Rp.4,28 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang hanya Rp.341 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG S1 3802; S2 3749 ; R1 3872 ; R2 3926
Pilihan saham :
ASII 67500-70200 Sell on Strength
BUMI 2350-2600 Trading Buy
TINS 1980-2125 Buy on Weakness
BULL 105-115 Trading Buy
BMRI 6900-7500 Buy
BBNI 4000-4200 Buy on Weakness
APLN 330-350 Buy
SMCB 1880-2050 Buy on Weakness
SGRO 3025-3225 Buy on Weakness
ADRO 2050-2250 Sell on Strength
(ang/ang)











































