Pertumbuhan ekonomi membaik, Wall Street naik. Selain factor dari Eropa, pertumbuhan ekonomi AS yang pada 3Q11 tumbuh +2.5% qoq, menjadi factor pendorong kenaikan pasar saham Amerika dalam perdagangan seminggu kemarin. Indeks DJIA naik +3.6% ke level 12,231 sementara S&P 500 naik +3.8% ke 1,285. Selain data GDP, data New Homes Sales di bulan September juga tumbuh +5.7% mom serta Personal Spending naik +0.6%. Sementara itu, minggu ini pasar akan menanti hasil pertemuan the Federal Reserve, dimana pasar harapkan the Fed masih akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada level +0.25%. Selain itu, Unemployment Rate yang akan diumumkan menjelang akhir minggu, diperkirakan masih berada pada level 9.1%. ISM Manufacturing bulan October diproyeksikan naik tipis ke level 52 point indeks (prior 51.6) sementara ISM Service Index juga naik tipis ke level 53.6 (prior 53).
IHSG mencoba uji support 3,820 (range 3,765—3,880), IHSG pada perdagangan sebelumnya mampu ditutup menguat berada di level 3,829 yang dengan demikian indeks melewati resistance level di 3,820 yang mana memungkinkan untuk kembali mengalami penguatan menuju resistance level di 3,880. Akan tetapi candle yang membentuk shooting star berpotensi dapat menghambat laju kenaikan indeks yang apabila gagal bertahan di atas 3,820 maka kemungkinan dapat melemah menuju support level di 3,765. Stochastic berada di wilayah overbought dengan indikasi terjadi death cross. Hari ini diperkirakan indeks akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguji support level di 3,820
(ang/ang)











































