ADRO-Kinerja 9M 2011
PT Adaro Energy (ADRO) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 96.5%Yoy menjadi US$ 376 Juta Vs US$ 191 Juta pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan harga jual serta volume penjualan yang tercatat naik 18.4%Yoy menjadi 38.33 juta ton Vs 32.36 juta ton pada 9M 2010 lalu. Pendapatan tercatat naik 47.7%Yoy menjadi US$ 2.93 Miliar Vs US$ 1.98 Miliar tahun lalu dengan laba operasional tercatat naik 63%Yoy menjadi US$ 911 Juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Bakrie & Brothers (BNBR) dan Long Haul Holdings Ltd (Bakrie Group) telah menandatangani sales and purchase agreement (SPA) dengan PT Borneo Lumbung Energy Tbk (BORN) pada 31 Oktober lalu untuk secara bersama mengelola 47.6% saham Bumi Plc (tercatat di London Stock Exchange). Transaksi akan dibayarkan oleh BORN secara tunai senilai US$ 1 Miliar (setara dengan GBP 10.91 per lembar saham). Rencana tersebut membutuhkan persetujuan RUPSLB BORN serta izin dari Bapepam-LK. Dana hasil penjualan saham Bumi Plc akan digunakan untuk penyelesaian fasilitas pinjaman sindikasi dari Credit Suisse. Transaksi diharapkan selesai pada akhir Desember 2011.
BUMI-Pinjaman baru
PT Bumi Resources (BUMI) dikabarkan mendapatkan pinjaman baru senilai US$ 750 Juta yang digunakan untuk pembayaran hutang Tahap I kepada CIC. Pinjaman baru tersebut didapat dari Barclays Capital senilai US$ 200 Juta, JP Morgan senilai US$ 200 Juta, dan institusi keuangan lainnya senilai total US$ 350 Juta. Pinjaman dari Barclays bersifat dana talangan bertenor 1 tahun, sedangkan pinjaman dari institusi lain belum diketahui sifatnya.
BWPT-Kinerja 9M 2011
PT BW Plantations (BWPT) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 65.4%Yoy menjadi Rp 235.17 Miliar Vs Rp 142.22 Miliar pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 57.9%Yoy menjadi Rp 660.84 Miliar Vs Rp 418.48 Miliar pada 9M 2010 lalu. Volume penjualan tercatat naik 29.8%Yoy sedangkan harga jual CPO rata-rata mengalami kenaikan 17%Yoy.
GZCO-Kinerja 9M 2011
PT Gozco Plantations (GZCO) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 29.4%Yoy menjadi Rp 130.12 Miliar Vs Rp 100.51 Miliar pada 9M 2010 lalu, didukung oleh kenaikan penjualan sebesar 22.4% Yoy menjadi Rp 356.61 Miliar Vs Rp 291.36 Miliar tahun lalu. Kenaikan beban pokok penjualan membuat laba usaha tercatat stagnan sebesar Rp 96.67 Miliar pada 9M 2011 Vs Rp 96.76 Miliar pada 9M 2010 lalu.
(qom/qom)











































