Jakarta -
Bursa regional pada perdagangan kemarin ditutup serentak melemah akibat ketakutan terhadap meluasnya dampak krisis utang Eropa yang dimotori oleh kebangkrutan MF Global serta adanya referendum Yunani atas kesepakatan bailout terbaru. IHSG pun tidak luput akan derasnya sentiment negative Eropa yang pada akhirnya ditutup melemah signifikan sebesar 2,8% berada di level 3.685,01. Keseluruhan sektor IHSG terkena aksi tekanan jual hebat akibat aksi ambil untung investor yang dipimpin oleh koreksi saham sektor industri dasar (-4,6%) dan pertambangan (-3,8%). Asing kembali cetak transaksi net sell sebesar Rp 59 miliar.
Sentimen positif kinerja emiten 9M11 dan deflasi Oktober tidak mampu menahan pelemahan yang terjadi. Saham-saham top gainers diantaranya HEXA naik Rp 400, LMSH naik Rp 300, IDKM naik Rp 210, dan MDRN naik Rp 150; sedangkan saham-saham top losers antara lain MBAI turun Rp 3.000, ASII turun Rp 2.500, GGRM turun Rp 1.700 dan ITMG turun Rp 1.100.
Kembali kesimpangsiuran masalah penyelesaian utang Yunani membuat berjatuhannya bursa Eropa dan Wall Street. Hal ini dipicu oleh rencana referendum Yunani terkait kesepakatan bailout terbaru dari IMF dan bank Sentral Eropa, yang berpotensi menggagalkan upaya penyelematan krisis utang Eropa. Referendum ini sendiri akan dilakukan pada awal tahun 2012. Tercatat bahwa indeks DJ Euro Stoxx mengalami tekanan jual signifikan dan ditutup turun hingga 5,3% di level 2.259,7 sedangkan indeks FTSE -2,2% di level 5.421,6. Sementara itu bursa Wall Street juga ditutup melemah rata-rata sebesar 2,5%-3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen negatif Eropa tersebut juga mendorong pelemahan bursa regional di pagi ini dimana indeks KLSE -1,1%; Nikkei -1,8%; STI -2,3% dan KOSPI -2,2%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan kembali bergerak melemah terseret oleh derasnya sentimen negatif Eropa dengan kisaran trading di level 3.516-3.786. Saham-saham dengan fundamental solid merupakan top pick kami, antara lain: UNTR, ASII, BMRI, BBRI, ADRO, BORN, GGRM, JSMR dan SMGR.
(qom/qom)