Phillip Securities: IHSG Kemungkinan Melemah Terpengaruh Regional

Phillip Securities: IHSG Kemungkinan Melemah Terpengaruh Regional

- detikFinance
Kamis, 03 Nov 2011 09:39 WIB
Jakarta - IHSG pada perdagangan hari Rabu (2/11) kemarin menguat sebesar 78.022 poin atau menguat sebesar 2.12% dibandingkan penutupan Selasa (1/11) ke posisi 3,763.034. Indeks LQ45 juga terdorong naik seiring kenaikan IHSG sebesar 17.284 poin (2.64%) ke level 671.090. IHSG sepanjang jam perdagangan kemarin bergerak di kisaran 3,624.228 – 3,763.392. Pada awal perdagangan kemarin, IHSG sempat dibuka melemah sebesar 35.084 poin atau -0.95% ke level 3,649.928. Aksi para investor yang mulai memburu saham-saham unggulan yang terdiskon tinggi membuat IHSG terangkat naik, aksi ini didorong spekulasi bahwa the federal reserve akan melanjutkan stimulus demi menjaga keseimbangan ekonomi USA. Pasar Eropa dan Asia yang sebelumnya tertekan oleh krisis utang Eropa, mulai rebound pada perdagangan kemarin. Perdagangan kemarin dinilai moderat dengan volume perdagangan mencapai 5.863 M lembar saham atau bernilai Rp 4.912 T. Sebagian bursa Asia menguat dan stabil, hanya bursa Jepang yang tidak mampu kel uar dari zona merah. Sebanyak 52 saham ditutup melemah, 191 saham menguat, dan sebanyak 72 saham tidak bergerak. Seluruh indeks sektoral ditutup menguat dimana sektor aneka industri (+3.33%), sektor pertambangan (+3.02%) dan sektor industri dasar (+3.57%) merupakan sektor-sektor yang memimpin naiknya indeks kemarin. Nilai transaksi di pasar reguler adalah sebesar Rp 4.39 T. Investor asing membukukan jual bersih saham senilai Rp 163.766 M. Saham-saham yang memotori penguatan indeks kemarin adalah ASII, MERK, ITMG dan GGRM. Sedangkan saham-saham yang menahan naiknya indeks adalah DSSA, IKBI, MBAI dan PTIS.

Bursa-bursa AS rebound dari dua hari penurunan tajam pada hari Rabu (2/11) setelah Federal Reserve mengatakan pihaknya siap untuk bertindak lebih banyak bagi perekonomian AS bila kondisi memungkinkan. Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengatakan bank sentral AS tetap memantau seksama perkembangan di Eropa dan tetap membuka kemungkinan the Fed dapat memperluas kepemilikan utang hipotek jika kondisi ekonomi AS memburuk. Sektor energi dan keuangan menjadi sektor terkuat pada hari Rabu setelah memimpin pasar lebih rendah pada dua sesi sebelumnya. Dow Jones Industrial Average naik 178.08 poin, atau 1.53%, di 11,836.04 S&P500 naik 19.62 poin atau 1.61% di 1,237.90. Nasdaq Composite menguat 33.02 poin atau 1.27% di 2,639.98. Juga membantu rebound pasar di hari Rabu, data dari ADP menunjukkan perusahaan swasta AS menambah pekerjaan lebih dari yang diharapkan bulan lalu, melanjutkan pola data ekonomi baru-baru ini yang lebih baik dari perkiraan. Kondisi Eropa tetap merupakan wild -card seiring sebuah sumber yang mengatakan kepada Reuters bahwa Uni Eropa dan IMF tidak akan merilis pembayaran bantuan 8 miliar Euro untuk Yunani sampai setelah negara tersebut telah mengadakan referendum, yang bisa terjadi pada bulan Desember ini.

Hari ini kami memprediksi IHSG kembali melemah. Bursa US kemarin malam memang rebound cukup tajam, namun kemungkinan IHSG akan dipengaruhi oleh bursa regional yang turun setelah data Machinery Order Jepang turun dari sebelumnya 7.7% menjadi -8.2% dan membuat bursa Jepang dan Hong Kong turun tajam. Level support dan resistance IHSG hari ini kami estimasi berada di kisaran 3,620-3,740.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical Pick:
ASRI (450) – BUY
INDF (5,250) – BUY
KIJA (161) – BUY
ASII (69,000) – BUY

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads