Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96 sejalan dengan spekulasi investor terhadap penurunan ketersediaan minyak mentah dan langkah Eropa untuk mengatasi krisis utang yang berdampak pada peningkatan permintaan minyak. IHSG Senin (7/11) ditutup turun 5.38 point (-0.14%) ke level 3,778.24 dengan asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp371.4 miliar dengan saham yang paling banyak di beli adalah PGAS, BBRI, BMRI, SMGR dan MNCN. Nilai tukar Rupiah menguat 17.5 point ke 8,955 per Dollar AS.
Secara teknikal, IHSG dalam jangka pendek tampak masih bergerak konsolidasi pada pola rectanglenya. Pada perdagangan kemarin IHSG terkoreksi tipis dengan candlestick membentuk pola Spinning Tops mengindikasikan sinyal. Sementara dari pergerakan indikator garis MA 20 masih bergerak uptrend mendekati garis MA 60 untuk membentuk golden cross dan RSI bergerak uptrend. Diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3702-3821. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l AALI, BSDE, dan BBRI.
(etr/ang)











































