Lautandhana Securindo: Krisis Eropa Sedikit Reda

Lautandhana Securindo: Krisis Eropa Sedikit Reda

- detikFinance
Selasa, 08 Nov 2011 09:42 WIB
Jakarta - IHSG awal minggu ini ditutup turun tipis 5 poin (-0,14%) ke level 3.778,24. Berita positif dari dalam negeri berupa perekonomian Indonesia tumbuh 6,5% (YoY) kurang mampu menggerakkan bursa ke zona hijau. Investor lebih memilih wait & see menanti perkembangan selanjutnya penyelamatan Yunani dan mencermati kondisi hutang di Italia. Aksi profit taking di sektor properti (-0,73%) dan pertambangan (-0,70%) turut memperlemah IHSG. Bursa regional ditutup variatif dengan dominasi melemah. Asing membukukan aksi net buy Rp 357,5 miliar. Saham-saham yang menjadi top gainers adalah CNTX naik Rp 1.300, GGRM naik Rp 950, INTP naik Rp 450 dan UNTR naik Rp 400. Sedangkan beberapa saham yang menduduki top losers diantaranya adalah PTBA turun Rp 450, ASII turun Rp 450, MBAI turun Rp 400 dan HRUM turun Rp 150.

Bursa Eropa mengawali minggu ini ditutup melemah seiring merebaknya rumor perdana menteri Italia, Silvio Berlusconi akan turun dari jabatannya sehingga menimbulkan kekhawatiran Italia akan mengalami krisis serupa seperti Yunani menyusul biaya pinjaman negara tersebut semakin tinggi. Sedangkan bursa AS berhasil ditutup rebound tipis setelah Yunani memutuskan untuk menerima tambahan bantuan dana talangan senilai 8 miliar euro.

Bursa regional pagi ini dibuka cenderung menguat dimana indeks KLSE +0,50%; STI +0,26%; KOSPI +0,06% dan Nikkei -0,34%. Pada perdagangan hari ini, kami estimasi IHSG akan bergerak mixed namun berpotensi naik dengan level support dan resistance di kisaran 3.741,72-3.854,28 merespon positif Yunani akan terima dana bailout. Kami sarankan investor untuk tetap mencermati saham yang memiliki fundamental baik, seperti: ASII, UNTR, ADRO, JSMR, SMGR, SGRO, LSIP, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads