OSK Nusadana: Volatilitas Pasar Masih Tinggi

OSK Nusadana: Volatilitas Pasar Masih Tinggi

- detikFinance
Selasa, 08 Nov 2011 09:44 WIB
Jakarta - IHSG kemarin ditutup melemah 5 pts dan tutup di level 3,778.2 (-0.14%), perdagangan hari kemarin relatif β€œsepi” dengan value perdagangan yang hanya sebesar Rp 2.89 triliun, masih dibawah rata-rata value perdagangan untuk bulan ini sebesar Rp 4.5 triliun. Situasi di Eropa yang semakin volatile membuat banyak investor cenderung untuk β€œwait n see”. Bursa Asia pun mengalami penurunan tipis, Nikkei -0.39%, Hang Seng -0.83%, dan KOSPI -0.48%. Mundur nya Perdana Menteri Yunani George Papandreou membuat penyelesaian masalah hutang di negara tersebut semakin tidak pasti. Di tengah perdagangan market yang sepi, asing tercatat masih melakukan net buy dalam jumlah yang cukup besar, Rp357 miliar. PGAS menjadi saham yang paling banyak di koleksi oleh asing pada perdagangan kemarin, dan BORN menjadi saham yang paling banyak di lepas (net sell) oleh asing. Market laggers atau pendorong penurunan market untuk hari ini adalah; TLKM, ASII, BBCA, dan BUMI. Sementara penguat market (Market leaders) untuk hari ini adalah GGRM, INTP, UNTR, BBRI, dan PGAS.

Harga Oil WTI naik +1.3% dan tutup pada harga US95/ton, kenaikan ini adalah kenaikan berturu-turut dalam 5 hari menyusul spekulasi market bahwa permintaan dari US dan Eropa akan meningkat.

Trading Idea
Fundamental call: Pada perdagangan kemarin, sector basic industry mengalami kenaikan ditengah penurunan pada sektor lain. Kami melihat di tengah volatilitas market yang tinggi, saham-saham berbasis domestic consumption menjadi salah satu sektor yang paling banyak dikoleksi. Sektor semen seperti SMGR dan INTP masih dapat di koleksi. Sementara PGAS menjadi saham penggerak market pada perdagangan kemarin dengan value dan volume perdagangan yang tinggi, membuat saham ini menarik untuk dikoleksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Technical view, IHSG hari ini diperkirakan cenderung konsolidasi dengan perkiraan support terdekat sekitar di level 3,762.13 dan resistance terdekat di level 3,800.34. Sementara Daily risk saat ini di level 40.81 %, dengan saham-saham pilihan nya antara lain:
1. Bank Negara Indonesia (BBNI), SoS
2. Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN), BoW
3. Gudang Garam (GGRM), SoS

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads