Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Kamis, 10 Nov 2011 08:11 WIB
Jakarta - Pada perdagangan Rabu (9/11) Indeks Dow Jones ditutup turun 389 point (-3.20%) ke level 11,780.94 setelah yield surat utang negara Italia naik ke level tertinggi sepanjang sejarah, menciptakan kekhawatiran akan kelangsungan zona Uni Eropa.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$95.73 per barel menyusul spekulasi akan turunnya jumlah demand sebagai dampak kekhawatiran akan kestabilan ekonomi global, terutama Eropa.

IHSG kemarin (9/11) naik 52 point (+1.36%) ke level 3,857.36 dengan asing tercatat melakukan net buy di pasar regular sebesar Rp869 miliar dengan saham yang paling banyak di beli a.l. ASII, BMRI, UNTR, BBRI dan ACES.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara teknikal, IHSG berpotensi untuk menguji level resistance-nya di 3,875 melihat candlestick yang membentuk pola Bullish Marubozu serta pergerakan indikator stochastic dan RSI yang masih bergerak uptrend.

Namun demikian, waspada aksi profit taking yang mungkin terjadi melihat pergerakan indikator yang mulai menuju area overbought.

Pada perdagangan hari ini (10/11), IHSG diperkirakan menguat terbatas dan akan bergerak pada kisaran 3,813-3,890 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. UNVR, BJBR dan BMRI.

News & Analysis




  • ADRO : Bagi Dividen Interim Senilai US$75,167 Juta
  • NIKL : 2012, Targetkan Penjualan Naik 20% - 30%
  • PTBA : Somasi Adaro Karena Rebut Lahan Tambang

Economy & Strategy

Economy: Inflasi China Menurun.


(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads