Bursa AS jatuh lebih dari 3% pada hari Rabu (9/11) yang menjadi hari pasar terburuk sejak pertengahan Agustus seiring lonjakan imbal hasil obligasi Italia menandai krisis utang Eropa telah memburuk. Seluruh 10 sektor S&P turun, tapi sektor keuangan S&P menjadi yang paling terpukul di tengah kekhawatiran tentang paparan Eropa, anjlok 5.4%. Dow Jones Industrial Average turun 389.24 poin atau 3.20%, di 11,780.94. S&P 500 turun 46.82 poin, atau 3.67%, pada 1,229.10. Nasdaq Composite turun 105.84 poin atau 3.88%, pada 2,621.65. Penyebaran krisis ke Italia telah mengangkatnya ke tingkat yang baru. Sumber Uni Eropa mengatakan para pejabat Jerman dan Perancis sedang mendiskusikan rencana drastis, termasuk perbaikan yang mungkin akan menciptakan zona euro yang lebih kecil. Imbal hasil obligasi Italia melesat hingga 7.5%, level tertinggi baru sejak euro diperkenalkan pada tahun 1999. Investor dipaksa menjual obligasi Italia setelah badan kliring Eropa menaikkan jaminan yang diperlukan untuk meminjam utang Italia. Desakan Perdana Menteri Silvio Berlusconi pada pemilihan umum dibandingkan sebuah pemerintah sementara mengangkat kekhawatiran ketidakstabilan berkepanjangan dan penundaan reformasi ekonomi. Di antara saham bank, Morgan Stanley merosot 9%. Goldman Sachs Group Inc turun 8.2%. Bank of America Corp kehilangan 5.7%.
Kami memperkirakan hari ini IHSG akan mendapat tekanan negatif hari ini, dipicu oleh negatifnya pekembangan dari Eropa. Kami memperkirakan level support dan resistance akan berada di level 3770 – 3880.untuk IHSG hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMRI (7,400) – Buy on Weakness
ASII (70,800) – Buy on Weakness
ADRO (2,150) – Spec. Buy
UNTR (26,150) – Buy on Weakness
(ang/ang)











































