Perdagangan bursa Wall Street dan Eropa pada akhir pekan berhasil ditutup menguat rata-rata sebesar 2%-3% dipicu oleh membaiknya data konsumer dan adanya kesepakatan senat Italia untuk melakukan reformasi ekonomi termasuk rencana kebijakan penghematan anggaran baru. Ditambahkan pula, penyusunan kebijakan penghematan anggaran Yunani oleh PM yang baru dan koalisinya turut memberi andil penguatan akhir pekan. Indeks DJ Euro Stoxx mencetak kenaikan tertinggi sebesar 3% di level 2.324,8.
Pada pagi ini, bursa regional dibuka menguat menyambut sentimen poisitif global. Indeks KLSE +1,0%; Nikkei +1,6%; STI +0,1% dan KOSPI +1,9%. Untuk IHSG sendiri pergerakan di awal pekan diperkirakan menguat terbatas dengan kisaran trading di level 3.689-3.852. Faktor domestik, seperti diturunkannya BI rate; kinerja 9M11 yang positif akan menjadi motor pergerakan IHSG yang didukung oleh sentimen dari Eropa. Namun demikian, perlu diingat bahwa proses penyelesaian krisis utang Eropa ini masih bersifat “fuzzy” sehingga pergerakan bursa dunia masih sangat berfluktuatif. Ditengah situasi ini, saham-saham berfundamental solid layak untuk dicermati, antara lain: Grup Astra (ASII dan UNTR), ADRO, ITMG, PTBA, JSMR, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)











































