Lautandhana Securindo: IHSG Terseret Sentimen Eropa

Lautandhana Securindo: IHSG Terseret Sentimen Eropa

- detikFinance
Selasa, 15 Nov 2011 09:16 WIB
Jakarta - IHSG awal pekan berhasil ditutup menguat sebesar 1,4% di level 3.833,0 mengekor pergerakan naik bursa regional yang didorong oleh sinyal positif dari perkembangan penyelesaian krisis utang di Italia dan Yunani. Keseluruhan sektor dalam IHSG ditutup pada teritori hijau yang dipimpin oleh penguatan saham-saham sektor aneka industri (+3,4%), manufaktur (+2,1%) dan industri dasar (+1,9%). Sementara itu, asing membukukan kenaikan transaksi net buy signifikan sebesar Rp 276 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya ASII naik Rp 2.500, GGRM naik Rp 1.500, UNTR naik Rp 1.150 dan ADMF naik Rp 950; sedangkan saham-saham top losers antara lain DSSA turun Rp 1.000, TBMS turun Rp 450, MBAI turun Rp 400 dan LPIN turun Rp 375.

Perdagangan bursa Wall Street dan Eropa awal pekan mengalami koreksi rata-rata sebesar 0,5%-1,6% seiring dengan melonjaknya yield surat berharga negara Eropa, terutama di Yunani, Italia dan Spanyol. Ditambahkan pula adanya pernyataan PM Jerman bahwa krisis Eropa ini merupakan ancaman terbesar ekonomi setelah perang dunia II turut mengkontribusikan koreksi yang terjadi. Saham-saham sektor financial mengalami tekanan jual signifikan dimana saham bank KBW -2,5%; Bank Of America -2,6% dan JP Morgan -2,2%.

Bursaregional pagi ini dibuka melemah akibat kembali ketidakjelasan penyelesaian krisis Eropa. Indeks KLSE –0,2%; Nikkei –0,5; STI –0,4% dan KOSPI -0,4%. IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas dengan kisaran trading di level 3.716-3.954 terseret oleh sentiment berlarutnya krisis Eropa. Fundamental ekonomi nasional yang cukup sehat, musim kinerja keuangan 9M11 dan aksi pembagian dividen interim 2011 diharapkan mampu menahan kejatuhan indeks. Saham-saham berfundamental solid layak untuk dicermati, antara lain: Grup Astra (ASII dan UNTR), ADRO, ITMG, PTBA, JSMR, SMGR, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads