Perdagangan bursa Wall Street dan Eropa awal pekan mengalami koreksi rata-rata sebesar 0,5%-1,6% seiring dengan melonjaknya yield surat berharga negara Eropa, terutama di Yunani, Italia dan Spanyol. Ditambahkan pula adanya pernyataan PM Jerman bahwa krisis Eropa ini merupakan ancaman terbesar ekonomi setelah perang dunia II turut mengkontribusikan koreksi yang terjadi. Saham-saham sektor financial mengalami tekanan jual signifikan dimana saham bank KBW -2,5%; Bank Of America -2,6% dan JP Morgan -2,2%.
Bursaregional pagi ini dibuka melemah akibat kembali ketidakjelasan penyelesaian krisis Eropa. Indeks KLSE β0,2%; Nikkei β0,5; STI β0,4% dan KOSPI -0,4%. IHSG hari ini berpotensi melemah terbatas dengan kisaran trading di level 3.716-3.954 terseret oleh sentiment berlarutnya krisis Eropa. Fundamental ekonomi nasional yang cukup sehat, musim kinerja keuangan 9M11 dan aksi pembagian dividen interim 2011 diharapkan mampu menahan kejatuhan indeks. Saham-saham berfundamental solid layak untuk dicermati, antara lain: Grup Astra (ASII dan UNTR), ADRO, ITMG, PTBA, JSMR, SMGR, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)











































