Lautandhana Securindo: Cermati Saham Grup Astra

Lautandhana Securindo: Cermati Saham Grup Astra

- detikFinance
Rabu, 16 Nov 2011 09:10 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung pada saham-saham yang sudah overbought terutama di sektor perbankan, pertambangan dan aneka industri serta sikap wait & see investor atas kebijakan baru penyelesaian krisis utang Eropa mendorong melemahnya pergerakan IHSG yang ditutup di level 3.813,8 (-0,5%). Rebound lanjutan saham sektor perkebunan, perdagangan dan property mampu menahan laju koreksi indeks. Sementara itu, asing masih membukukan transaksi net buy namun tipis sebesar Rp 3,2 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya DSSA naik Rp 1.900, HMSP naik Rp 1.300, AALI naik Rp 650 dan ADMF naik Rp 400; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 700, UNTR turun Rp 550, IMTG turun Rp 500 dan GDYR turun Rp 350.

Bursa Wall Street pada perdagangan semalam berhasil ditutup menguat tipis rata-rata sebesar 0,1%-1,1% terangkat oleh membaiknya data penjualan ritel dan manufaktur AS di bulan Oktober. Terbentuknya pemerintahan baru Italia dibawah PM Mario Monti memberikan secercah harapan baru, namun demikian, investor bersikap wait&see terkait dengan carut-marut perkembangan penyelesaian krisis utang Eropa. Sementara itu, bursa Eropa masih ditutup mengalami pelemahan dikontribusikan dari koreksi saham-saham perbankan Perancis akibat lonjakan yield surat utang Perancis. Saham BNP Paribas -5,6% dan Societe Generale -5,2%.

Membaiknya data AS di Oktober direspon positif oleh bursa regional yang dipagi ini dibuka menguat. Indeks KLSE +0,5%; Nikkei +0,1% dan KOSPI +0,7%; sedangkan STI justru dibuka melemah sebesar 0,7%. Untuk IHSG sendiri kami perkirakan hari ini cenderung bergerak mixed dan sideways dengan kisaran trading di level 3.760-3.863. Saham-saham berfundamental solid layak untuk dicermati, antara lain: Grup Astra (ASII dan UNTR), ADRO, ITMG, PTBA, JSMR, SMGR, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads