Jakarta - Pada perdagangan tanggal 16 Nov kemarin, IHSG bergerak mix dan ditutup menguat 0.2 pts dan tutup di level 3,814.0 (+0.01%) dengan nilai transaksi yang meningkat dibandingkan perdagangan tahun lalu sebesar Rp 3.6 triliun. Penguatan last minute IHSG ditopang oleh membaiknya pembukaan pada bursa Eropa. Sementara bursa Asia lain nya ditutup melemah, dengan Hang Seng -2.0%, Nikkei -0.92%, dan KOSPI -1.59%. Asing kemarin mencatat net sell sebesar Rp 622 Miliar, dengan saham yang paling banyak dilepas adalah BMRI, HRUM dan BBCA. Sementara penguat market (market leaders) untuk hari ini adalah TLKM, BMTR, BBRI, SCMA dan GGRM.
Semalam Dow Jones ditutup turun -1.6% setelah Fitch Ratings mengungkapkan bahwa perbankan AS akan menghadapi masalah serius jika krisis utang Eropa kian memburuk. Sentimen negatif lainnya adalah kenaikan harga minyak yang dikhawatirkan akan memukul pemulihan ekonomi global.
Trading Idea
IHSG hari ini cenderung konsolidasi. Kenaikkan tipis pada perdagangan kemarin belum memberi indikasi akan penguatan yang cukup signifikan hari ini. Indikator teknikal secara umum masih cenderung mixed dengan perkiraan hari ini relatif tidak banyak berubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Resistance terdekat diperkirakan sekitar level 3,828.8 dan support di level 3,781.6 dengan daily risk saat ini sekitar level 59.37 %. Stock pick untuk hari ini antara lain:
1. Gudang Garam (GGRM), SoS
2. Kalbe Farma (KLBF), BoW
3. Summarecon Agung (SMRA), BoW
(ang/ang)