Jakarta - Pada penutupan pasar saham kemarin IHSG melemah sebanyak 21.837 poin -0.57%. IHSG tidak mampu bertahan pada level 3,800. Keadaan makin diperparah ketika investor memutuskan untuk keluar sejenak dari lantai bursa sambil menunggu perkembangan krisis Eropa yang kembali mencuat setelah adanya peringatan dari Fitch bahwa krisis Eropa bisa merambat ke Amerika jika keadaan Eropa makin memburuk dan Amerika tidak mampu mempertahankan perekonomian mereka . Pada saat penutupan, IHSG harus puas dengan level 3,792.253. Sejak perdagangan dibuka kemarin IHSG sama sekali tidak mampu beranjak dari zona negatif. Derasnya sentimen negatif dari Eropa dan Asia membuat IHSG bertahan di zona negatif sepanjang hari. Ancaman krisis zona Euro mendominasi persepsi pelaku pasar sehingga membuat pergerakan indeks fluktuatif. Krisis hutang di Eropa saat ini sewaktu-waktu bisa menjadi ancaman yang sangat berat. Sementara dari AS, Federal Reseve sepertinya tidak bisa berbuat banyak, meski sudah menurunkan tingkat bunga jangka pendek dan menengah. Indeks blue chips Indonesia pun ikut terpangkas sebesar 5.262 poin (-0.78%) dan ditutup pada level 673.254 pada akhir perdagangan kemarin. Investor asing juga terlihat kurang bersemangat. Hal itu dapat dilihat dari investor asing melakukan aksi beli bersih (foreign net buy) senilai Rp 2.358 miliar, dengan volume perdagangan sebesar 3.47 miliar lembar saham senilai Rp 2.135 triliun. Sebanyak 63 saham naik, sisanya 115 saham turun dan 95 saham stagnan. Sedangkan pasar reguler mencatat transaksi sebesar Rp. 2.11 triliun. Pada perdagangan kemarin bursa regional terlihat lesu dengan hanya menyisakan indeks Nikkei yang menguat sendirian. Saham saham yang menurun cukup dalam dan masuk ke jajaran top losers adalah ASII, DSSA, GGRM dan ITMG, sedangkan yang termasuk top gainers adalah HMSP, SCCO, AMFG dan ADMF.
Saham AS membukukan kerugian yang luas Kamis (17/11), dan mengakhiri perdagangannya di posisi terendah sesi. Lompatan dalam biaya pinjaman Perancis dan Spanyol pada lelang utang pemerintah memberikan investor alasan segar untuk khawatir tentang Eropa, mengalahkan tanda-tanda perbaikan ekonomi di AS dan data perumahan dan pekerjaan. Emas dan minyak juga jatuh, menekan saham sumber daya (resources). Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) kehilangan 134.64 poin atau 1.1% menjadi 11,770.95, dengan Alcoa Inc (AA) jatuh 3.5% memimpin penurunan 28 dari 30 komponen Dow. S&P 500 turun 20.74 poin, atau 1.7% ke 1,216.18. Nasdaq Composite kehilangan 51.62 poin, atau 2% menjadi 2,587.99.
Hari ini kami memperkirakan IHSG akan kembali dipengaruhi oleh tekanan negatif dari pasar AS tadi malam dan pasar regional pagi ini, dimana krisis utang Eropa masih menjadi fokus utama setelah imbal hasil obligasi Perancis dan Spanyol mengalami lonjakan kemarin. Kami perkirakan IHSG akan berada dalam rentang support dan resistance 3,760 – 3,840.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Technical Pick:
BIPI (105) – BUY
BBRI (6,800) – SELL
AKRA (3,050) – Spec. Buy
AALI (22,750) – BUY
(ang/ang)