Wallstreet ditutup mixed dan Dowjones melemah 2.94% dalam sepekan. Dalam perdagangan kemarin indeks waalstreet ditutup mixed masih seputar ketidakpastian krisis utang di zona Euro. Meskipun serangkaian data ekonomi pada minggu lalu yang menunjukkan kinerja positif akan tetapi fokus utama krisis utang zona Euro memicu pergerakan indeks yang fluktuatif dan melemah dalam sepekan terkahir. Dow jones menguat 0.22%, Nasdaq melemah -0.60% dan S&P melemah -0.04%. Dalam sepekan Dow jones melemah -2.94%, Nasdaq -3.03% dan S&P -3.81%. Penguatan indeks dow jones didorong oleh pergerakan saham-saham blue chip seperti Hewlett-Packard Co. yang menguat 2.6% setelah pengangkatan salah satau direksi barunya. Penguatan bursa dowjones sejak awal sesi didorong oleh komentar pejabat Eropa tentang upaya regional dalam mencegah krisis utang yang meluas. Pidato Presiden ECB baru Mario Draghi menyinggung kemungkinan akan ada pemotongan suku bunga lebih lanjut dan penggunaan EFSF dalam mendorong penyelamatan krisis utang di zona Euro. Kecemasan investor selanjutnya adalah mengenai yield obligasi Eropa yang sebelumnya mempengaruhi pergerakan bursa saham global akibat kenaikan yield obligasi Italia, Spanyol dan Prancis. Obligasi Jerman menjadi kecemasan baru bagi para investor dalam pergerakan indeks ke depan. Dalam beberapa hari terakhir banyak aksi sell-off obligasi Jerman oleh investor di Pasar Asia.
IHSG diperkirakan mix to low (Range : 3,720 β 3,790). IHSG kembali ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya berada di level 3,754, indeks juga sempat menguji MA 200 yang apabila mampu dilewati maka diperkirakan dapat menguji support level di 3,720, namun jika indeks belum mampu melewatinya maka dimungkinkan untuk kembali melanjutkan masa konsolidasinya, di samping itu indeks juga berpeluang untuk mengalami technical rebound dan bergerak menuju resistance level terdekat di 3,790. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah.
(ang/ang)











































