Lautandhana Securindo: Ada Potensi IHSG Terkoreksi

Lautandhana Securindo: Ada Potensi IHSG Terkoreksi

- detikFinance
Senin, 21 Nov 2011 08:56 WIB
Jakarta - IHSG pada penutupan akhir pekan lalu melemah 1,0% ke posisi 3.754,5. IHSG selama jam perdagangan tertekan dan konsisten di zona merah seiring semakin meningkatnya yield obligasi Spanyol. Sebagian besar indeks sektoral berkontribusi negatif bagi pergerakan IHSG yang dipimpin oleh sektor keuangan (-2,2%) dan industri dasar (-1,2%). Bursa regional ditutup serentak terkoreksi antara 1-2% seiring semakin memanas dan meluasnya krisis utang di zona Eropa. Asing membukukan transaksi net sell Rp 405 miliar. Saham-saham yang berada di top gainers diantaranya adalah HMSP naik Rp 800, HERO naik Rp 500, DSSA naik Rp 400, dan GGRM naik Rp 300. Sedangkan beberapa saham di jajaran top losers yaitu ITMG turun Rp 850, ASII turun Rp 700, UNTR turun Rp 500 dan ADMF turun Rp 450.

Bursa Eropa di akhir pekan lalu ditutup terkoreksi sekitar 1% merespon negatif ketidaksepakatan Perdana Menteri Inggris, David Cameron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam menanggulangi krisis utang Eropa dan gagal menyatukan pemikiran atas pengenalan pajak transaksi keuangan di Eropa. Kabar lainnya adalah Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan meminjamkan dana kepada IMF yang akan digunakan untuk membiayai dana talangan, namun masih diperlukan perundingan lebih lanjut. Sementara itu, bursa AS ditutup mixed seiring belum adanya tanda-tanda krisis utang Eropa berakhir. Namun indeks aktivitas ekonomi AS yang tumbuh 0,9% di Oktober berhasil menekan pelemahan bursa Wall street.

Bursa regional di awal pekan ini dibuka turun ditengah masih tingginya kekhawatiran krisis utang Eropa semakin meluas. Indeks KLSE -0,65%; KOSPI -1,23%; Nikkei -0,36%; dan STI -0,59%. IHSG pada hari ini kami perkirakan berpotensi terkoreksi dengan level support dan resistance di kisaran 3.696,85-3.837,11. Kami sarankan investor untuk tetap mencermati saham yang memiliki fundamental baik, seperti: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, JSMR, SMGR, LSIP, BBRI dan BMRI.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads