Bursa Eropa di akhir pekan lalu ditutup terkoreksi sekitar 1% merespon negatif ketidaksepakatan Perdana Menteri Inggris, David Cameron dan Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam menanggulangi krisis utang Eropa dan gagal menyatukan pemikiran atas pengenalan pajak transaksi keuangan di Eropa. Kabar lainnya adalah Bank Sentral Eropa sedang mempertimbangkan meminjamkan dana kepada IMF yang akan digunakan untuk membiayai dana talangan, namun masih diperlukan perundingan lebih lanjut. Sementara itu, bursa AS ditutup mixed seiring belum adanya tanda-tanda krisis utang Eropa berakhir. Namun indeks aktivitas ekonomi AS yang tumbuh 0,9% di Oktober berhasil menekan pelemahan bursa Wall street.
Bursa regional di awal pekan ini dibuka turun ditengah masih tingginya kekhawatiran krisis utang Eropa semakin meluas. Indeks KLSE -0,65%; KOSPI -1,23%; Nikkei -0,36%; dan STI -0,59%. IHSG pada hari ini kami perkirakan berpotensi terkoreksi dengan level support dan resistance di kisaran 3.696,85-3.837,11. Kami sarankan investor untuk tetap mencermati saham yang memiliki fundamental baik, seperti: ASII, UNTR, ADRO, ITMG, JSMR, SMGR, LSIP, BBRI dan BMRI.
(ang/ang)











































