Saham-saham blue-chip AS naik hari Jumat (18/11) seiring naiknya Leading Indicators yang sedikit mempengaruhi optimisme terhadap ekonomi AS. Namun indeks utama tersebut kehilangan sekitar 3% untuk minggu ini, dan merupakan kinerja terburuk dalam hampir dua bulan terakhir. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) berakhir naik 25.43 poin, atau 0.2% menjadi 11,796.16 pada hari Jumat, namun turun mingguan 2.9% dari penutupan Jumat lalu. Kenaikan Dow Jones pada hari Jumat dipimpin oleh Hewlett-Packard Co. (HPQ) yang naik 2.6% setelah pembuat komputer personal tersebut mengumumkan telah menerima Ralph Whitworth dari perusahaan hedge fund Relational Investors LLC menjadi salah satu dewan direksinya. Mencatat penurunan 3.8% pada minggu lalu, indeks S&P 500 pada hari Jumat berakhir turun 0.5 poin, atau 0.04% dan berakhir di level 1,215.65, dengan sektor utilitas dan sektor keuangan menjadi penopang kenaikan dan sektor teknologi dan energi menjadi sektor-sektor terlemah di antar a 10 kelompok industry dalam S&P 500. Nasdaq Composite turun 15.49 poin, atau 0.6%, ke 2,572.50, level yang lebih rendah hampir 4% dari penutupan Jumat lalu. Untuk setiap saham yang jatuh, lebih dari satu saham naik di New York Stock Exchange, di mana 956 juta lembar saham diperdagangkan pada hari Jumat. Volume NYSE Composite sekitar 3.8 miliar, di bawah rata-rata year-to-date.
Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang harga yang relatif sempit karena perhatian investor kemungkinan masih akan tertuju antara AS dan Eropa yang masing-masing masih berusaha mengatasi masalah utang dan defisit anggaran, sehingga cenderung membuat pasar mengayun tanpa arah yang pasti seperti belakangan ini. Kami melihat level Support dan Resistance IHSG untuk hari ini akan berada dalam rentang sempit antara 3,725 dan 3,820.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
INDF (4,775) – SELL
BBCA (7,850) – SELL
BJBR (950) – SELL
SMGR (9,150) – Spec. Sell
(ang/ang)











































