Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96.89 per barel setelah melemahnya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan naiknya stok minyak di AS.
IHSG kemarin (21/11) ditutup turun 75 point (-1.99%) 3,679.82 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp576,65 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BMRI, ADRO, BBNI, ASII dan INTP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara teknikal, IHSG kemarin (21/11) terkoreksi dengan candlestick membentuk pola bearish marubozu yang mengindikasikan sinyal bearish continuation.
Dari pergerakan indikator, candlestick telah break dari garis MA200 yang merupakan support jangka panjang IHSG sementara indikator stochastic dan MACD bergerak downtrend setelah membentuk deathcross.
Pada perdagangan hari ini (22/11), IHSG diperkirakan akan melanjutkan koreksinya dan akan bergerak dikisaran 3,622-3,704 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, BBCA dan SMCB.
News & Analysis
- BMRI : Akan Jaga CAR 12% Hingga 2015
- KIJA : Targetkan Penjualan Banten West Java Sumbang Rp300 Miliar
- MEGA : Kuartal III-2011, Laba Bersih Turun 7,05%
Economy & Strategy
- Economy: Utang RI Menggunung Jadi Rp 1.768 Triliun
- Industry: Bank Swasta Janji Pangkas Bunga.











































