Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 22 Nov 2011 08:31 WIB
Jakarta - Pada perdagangan Senin (21/11) Indeks Dow Jones ditutup turun 249 point (-2.11%) ke level 11,547.30 setelah pemerintah AS gagal mencapai kata sepakat untuk mengurangi anggaran belanja negaranya.

Minyak light sweet diperdagangkan di level US$96.89 per barel setelah melemahnya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan naiknya stok minyak di AS.

IHSG kemarin (21/11) ditutup turun 75 point (-1.99%) 3,679.82 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar regular sebesar Rp576,65 miliar dengan saham yang paling banyak di jual adalah BMRI, ADRO, BBNI, ASII dan INTP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mata uang Rupiah kemarin melemah 5 poin ke level 9,025 per Dollar AS.

Secara teknikal, IHSG kemarin (21/11) terkoreksi dengan candlestick membentuk pola bearish marubozu yang mengindikasikan sinyal bearish continuation.

Dari pergerakan indikator, candlestick telah break dari garis MA200 yang merupakan support jangka panjang IHSG sementara indikator stochastic dan MACD bergerak downtrend setelah membentuk deathcross.

Pada perdagangan hari ini (22/11), IHSG diperkirakan akan melanjutkan koreksinya dan akan bergerak dikisaran 3,622-3,704 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, BBCA dan SMCB.

News & Analysis



  • BMRI : Akan Jaga CAR 12% Hingga 2015
  • KIJA : Targetkan Penjualan Banten West Java Sumbang Rp300 Miliar
  • MEGA : Kuartal III-2011, Laba Bersih Turun 7,05%

Economy & Strategy



  • Economy: Utang RI Menggunung Jadi Rp 1.768 Triliun
  • Industry: Bank Swasta Janji Pangkas Bunga.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads