Semesta Indovest: Risiko Trading Semakin Tinggi

Semesta Indovest: Risiko Trading Semakin Tinggi

- detikFinance
Kamis, 24 Nov 2011 09:43 WIB
Jakarta - Bursa AS kembali ditutup melemah cukup dalam pada tadi malam, indeks Dow Jones merosot 236,17 poin atau 2,05%, S&P turun 2,2%, dan Nasdaq turun 2,4%. Investor memilih aman untuk keluar pasar jelang libur thanksgiving setelah beberapa data ekonomi global cukup mengkhawatirkan sebagai tanda-tanda pelemahan ekonomi. Setelah kemarin China mengumumkan kegiatan manufaktur yang menurun, kini kegiatan manufaktur Jerman juga mengalami hal yang sama, kembali terkontraksi pada November untuk dua bulan berturut-turut, disamping itu lelang obligasi negara Jerman juga sepi peminat, mengindikasikan Jerman mulai kurang menarik. Sementara itu, the Fed dikabarkan akan melakukan strest test pada enam institusi financial terbesar AS, akibatnya saham-saham financial turun lebih dari 3%.Bursa Eropa juga ditutup melemah dan berada pada titik terendah dalam tujuh minggu merespon lemahnya permintaan terhadap obligasi Jerman. Indeks FTSE turun 1,29%.

Bursa Asia pagi ini bergerak melemah, Nikkei turun 1,87%, kospi turun 0,3%.

IHSG hari ini diperkirakan akan kembali melemah seiring buruknya data manufaktur di China dan Jerman, resiko trading menjadi tinggi akibat masih besarnya minat jual investor, strategi aman adalah melakukan aksi jual sebagian portofolio untuk dibeli kembali pada harga yang lebih murah.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads