Dow semalam ditutup melemah pada perdagangan semalam, tutup turun -2.4% menyusul penurunan terhadap beberapa saham perbankan disana dan juga kecenderungan investor untuk wait n see menjelang libur panjang Thanksgiving disana. Sementara dari Eropa, FTSE turun -1.29%. dan DAX ditutup melemah -1.44%. Pada pembukaan pagi ini, bursa Nikkei dan Hang Seng dibuka merah.
Reuters melaporkan Sektor industri China melambat. Survei Purchasing Managers Index (PMI) HSBC menunjukkan, kegiatan industri China pada November 2011 turun ke level terendah sejak Maret 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trading Idea
Sektor Consumer goods dan defensive stocks menjadi satu-satu nya sektor yang menguat pada perdagangan kemarin ( +0.39%), beberapa saham yang menjadi penguatan sektor antara lain: UNVR, TLKM, dan ACES. Disaat market dengan volatilitas yang tinggi saham-saham defensive menarik untuk dikoleksi.
Unilever (UNVR IJ) Mengalami penguatan yang tinggi di beberapa hari belakangan, selama 2 hari terakhir emiten sudah naik sebesar +7.5%. Salah satu katalis penguatan nya adalah rencana perseroan untuk membagikan dividen sebesar Rp 250/saham yang akan Cum pada tanggal 9 Dec. Saat ini UNVR diperdagangkan pada harga premium, dengan PER 33x jauh diatas rata-rata PER industri (consumer goods) yang hanya sebesar 17x. Untuk jangka waktu panjang UNVR menarik untuk dikoleksi, emiten sudah berinvestasi sebesar Rp 1,1 triliun untuk pembangunan tiga pabrik. Ketiga pabrik ini diproyeksikan menambah kapasitas produksi yang diharapkan menunjang pertumbuhan kinerja perseroan. Berdasarkan konsensus analyst di Bloomberg, fair value untuk UNVR adalah sebesar Rp 16,044.
Telekomunikasi Indonesia (TLKM IJ) menarik untuk dikoleksi, JIKA market kembali tekoreksi. Pada 3Q11, performance TLKM inline dengan dengan estimasi kami dan pasar. Laba emiten naik sebesar 7.8% (yoy), dimana kenaikan nya disupport oleh kenaikan pendapatan dari mobile sektor yang sebesar 1.4% (qoq). Kami melihat industri telekomunikasi di Indonesia cenderung stagnan dengan tinggi nya persaingan. Kami menilai fair value untuk TLKM di Rp 8,500 dengan rekomendasi TRADING BUY.
Ace Hardware (ACES IJ) melaporkan rata-rata pertumbuhan mencapai 30-40 persen di masing-masing gerai. Hingga 3Q11, peseroan sudah mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,70 triliun atau 47,82% lebih tinggi dibanding perolehan Rp 1,15 triliun pada kuartal III 2010. Saat ini ACES masih menarik untuk dikoleksi, terlepas dari kurang nya likuiditas. Berdasarkan konsensus di Bloomberg, ACES mempunyai fair value di IDR 4,100.
Technical view: IHSG hari ini diperkirakan cenderung konsolidasi dengan perkiraan support berikutnya sekitar level 3,637.40 dan resistance di level 3,707.2. Indikator MFI Optimized terlihat masih bergerak positif sementara indikator W%R Optimized cenderung turun menuju support trendline. Hal ini mengindikasikan bahwa koreksi yang terjadi saat ini diperkirakan relatif susah menembus support kuat di level 3,637.40. Daily risk saat ini sekitar level 36.50 %. Stock pick untuk hari ini adalah:
1. Bumi Resources (BUMI), BoW
2. Mitra Adiperkasa (MAPI), BoW
3. Summarecon Agung (SMRA), BoW
(ang/ang)











































