Mega Capital: IHSG Diperkirakan Menguat

Mega Capital: IHSG Diperkirakan Menguat

- detikFinance
Selasa, 29 Nov 2011 09:38 WIB
Jakarta - IHSG mencatatkan kenaikan 9,86 poin hingga penutupan berada pada level 3.647,05. Namun, ada juga beberapa saham yang mengalami penurunan seperti, HRUM yang turun -5.4% ke level IDR 6,950. Hal ini disebabkan hancur jembatan Kukar berpotensi mengganggu distrubusi batubara perseroan. Mayoritas saham yang ditransaksikan di bursa Asia menanjak pada kahir penutupan kemarin. Nikkei ditutup naik +1.56%, Kospi Korea Selatan naik +2.19%, sedang Hang Seng juga naik +1.97%. Aksi beli yang melanda bursa Asia terjadi setelah tingkat penjualan ritel Black Friday AS menembus rekor baru. Kondisi itu menyebabkan outlook perekonomian Asia menjadi positif. Sentimen lainnya adalah kenaikan harga komoditas dunia. Penjualan ritel Black Friday membuktikan bahwa pemulihan ekonomi di AS masih terus berlangsung. Sementara, tekanan terhadap rupiah semakin kuat. Dalam perdagangan kemarin, rupiah kembali terjerembap ke rekor terendahnya sejak Juni 2010. Rupiah sempat anjlok hingga 9,228 per USD. Pelemahan ini terjadi lantaran pasar merespons bantahan IMF mengenai rencana pemberian dana talangan senilai EUR 600 miliar ke Italia. Hal itu membuat pelaku pasar kembali memburu dollar AS. Namun menjelang penutupan BI melakukan intervensi, sehingga rupiah kembali menguat ke level 9,118 per USD.

Bursa Amerika juga mencatatkan kenaikan, indeks S&P 500 melesat +2,9% ke level 1.192,55. Sedangkan indeks Dow Jones naik +2,6% ke level 11.523,01. Lonjakan pada pasar saham AS terjadi setelah penjualan ritel Black Friday menanjak menembus rekor. Selain itu, investor juga berkeyakinan, pimpinan Eropa akan meningkatkan usahanya dalam menangani krisis utang Eropa. Di Eropa, indeks CAC naik +5.5%, FTSE naik +2.9%, dan DAX nik+ 4.6%. Sementera itu, Fitch Ratings memangkas outlook stabli utang Amerika menjadi negatif mengituti kegagalan kongres dalam menyetujui defisit anggaran AS. Morgan Stanley memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2012. Ekonomi dunia diperkirakan hanya tumbuh 3.5% tahun depan. Lebih rendah dari ekspektasi pada Agustus lalu yaitu 3.8%.

IHSG Diperkirakan Menguat (Range : 3,620 β€” 3,670). IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis berada di level 3,647, sempat mencoba untuk melewati support level di 3,620 namun indeks masih mampu bertahan di atasnya, candle yang membentuk spinning top memberikan peluang bagi indeks untuk dapat melanjutkan penguatannya menuju resistance level terdekatnya di 3,670, stochastic yang berada di wilayah oversold berpotensi terjadi golden cross. Namun jika indeks berbalik melemah maka kemungkinan dapat kembali mencoba untuk melewati support level tersebut. Hari ini diperkirakan indeks bergerak menguat.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads