Mega Capital: IHSG Berpeluang Profit Taking

Mega Capital: IHSG Berpeluang Profit Taking

- detikFinance
Rabu, 30 Nov 2011 09:23 WIB
Jakarta - Optimisme regional angkat IHSG. IHSG ditutup naik +1.12% ke level 3,687 pada perdagangan kemarin terimbas sentimen positif pasar saham regional. Meski value transaksi masih tidak terlalu besar, hanya mencapai IDR 3.4 triliun, namun investor asing kembali mencatatkan posisi net buy sebesar IDR 250 miliar. Kenaikan IHSG ini terutama disumbangkan oleh sektor aneka industry yang naik +2.20% serta sektor perkebunan +1.86%. Dari bursa saham regional, investor mengantisipasi hasil pertemuan para Menteri Keuangan Eropa dalam mencari penyelesaian masalah hutang benua biru tersebut. Selain itu, berhembus berita adanya kesepakatan antara Kanselir Jerman Angela Merkel dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy untuk melakukan pengetatan anggaran. Indeks Nikkei 225 kemarin ditutup naik +2.3%, Kospi +2.3% dan Hang Seng +1.2%.

Downgrade perbankan ancam Wall Street. Meski pasar saham Amerika semalam sebagian besar ditutup positif sebagai tanggapan pasar atas naiknya New Home Sales, namun downgrade yang dilakukan Standard & Poor’s terhadap sejumlah perbankan besar Amerika mengancam terjadinya aksi jual pada perdagangan nanti malam. Semalam indeks DJIA ditutup naik +0.28% dan indeks S&P 500 naik +0.22%, meski Nasdaq turun –0.47%, sebagai reaksi kenaikan New Home Sales di bulan October sebesar +1.3% mom, jauh diatas estimasi pasar pada level +0.6% mom. Namun demikian, downgrade yang dilakukan oleh Standard & Poor’s terhadap kredit jangka panjang Bank of America Corp., Goldman Sachs Group Inc., Citigroup Inc., Morgan Stanley dan Merrill Lync dari A menjadi A-, serta JPMorgan Chase & Co. dari A+ menjadi A, membuat index future baik DJIA, S&P 500 maupun Nasdaq terkoreksi hampir mencapai –0.50%. Nanti malam pasar akan menanti data House Price Index, Pending Home Sales serta Chicago Purc hasing Manager Index.

IHSG berpeluang profit taking (Range : 3,640 — 3,720). IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin berada di level 3,687, candle yang membentuk white opening marubozu berpeluang membawa indeks kembali melanjutkan penguatannya menuju resistance level di 3,720, namun tekanan jual yang terjadi menjelang tutupnya bursa berpotensi menghambat laju kenaikan indeks yang apabila gagal bertahan di atas level 3,680 maka dimungkinkan untuk kembali menguji support level di 3,640. Hari ini diperkirakan indeks akan kembali bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang melemah.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads