Wallstreet ditutup rebound di atas 4%. Dalam perdagangan kemarin indeks wallstreet ditutup menguat signifikan di atas 4%. Kenaikan ini didorong oleh langkah likuiditas dimana enam bank central utama di dunia (ECB, The Fed, Bank of England, Central bank of Canada, Japan dan Switzerland) menyetujui untuk memberikan pinjaman USD yang lebih murah bagi bank-bank di Eropa untuk mencegah krisis utang zona Eropa menjadi krisis kredit yang mengancam sistem keuangan dunia. Tindakan ini dimaksudkan untuk memastikan bank-bank Eropa memiliki tingkat likuiditas yang lebih baik ditengah memburuknya krisis utang di zona tersebut. Disamping itu China akan melonggarkan kebijakan moneternya melalui pemotongan reserve requirement untuk meningkatkan kinerja ekonomi. Data ekonomi AS yang menunjukkan perbaikan mendorong penguatan indeks. Private sector menambah data pekerjaan dalam hamper satu tahun serta aktivitas bisnis di Midwest AS yang tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan. Dow jones menguat +4.24%, Nasdaq +4.17% dan S&P +4.33%. Penguatan dow jones kemarin merupakan penguatan terbaik sejak maret 2009. Indeks sektor keuangan S&P menguat +6.6% dan Bank of America menguat signifikan 7.3%. Disamping itu saham sektor energi dan material juga menguat 5.9% ditengah perdagangan dengan volume yang tinggi.
IHSG diperkirakan menguat (Range : 3,685 β 3,750). Setelah diperdagangkan cukup fluktuatif akhirnya IHSG mampu ditutup menguat pada perdagangan kemarin dan menguji resistance level yang berada di 3,720 yang juga merupakan level dari EMA 20, candle yang membentuk white closing marubozu memungkinkan bagi indeks untuk kembali melanjutkan penguatannya menuju resistance level di 3,750 menguji MA 200 yang apabila mampu melewati level tersebut maka dimungkinkan untuk terjadi penguatan dalam jangka menengah atau panjang. Namun jika indeks gagal melewatinya kemungkinan akan melanjutkan pelemahan menuju support level di 3,620. Hari ini diperkirakan indeks bergerak menguat.
(ang/ang)











































