Wall Street terpeleset akibat peningkatan klaim pengangguran secara tak terduga. Kondisi perlambatan manufaktur di China juga meningkatkan kekhawatiran akan resesi global. Departemen Tenaga Kerja AS merilis bahwa klaim pengangguran per 26 November naik sekitar 6.000 ke posisi 402.000. Padahal diperkirakan klaim tersebut hanya bergerak di level 390.000. Ini menjadi sinyal bahwa pemulihan pasar tenaga kerja di AS berjalan sangat lambat. Angka klaim pengangguran AS seharusnya bergerak konsisten di bawah 375.000 agar bisa menekan tingkat pengangguran secara signifikan. Data klaim pengangguran AS ini keluar satu hari sebelum pemerintah merilis data pertumbuhan pekerjaan bulan November, yang diperkirakan akan memperlihatkan pertumbuhan 125.000 pekerjaan pada sektor swasta. Sedangkan tingkat pengangguran mungkin masih akan tertahan di level 9%. Dow Jones - 0.21%, S&P turun - 0.19%. Sedangkan Nasdaq naik +0.22%. Di Eropa, tingkat pengangguran Prancis kembali menanjak di Q3. Data yang dirilis Badan Statistik Nasional Prancis menunjukkan, tingkat pengangguran Prancis naik ke level 9.7% dari sebelumnya 9.6% di Q2. OECD pada 28 November lalu memprediksi, perekonomian Prancis hanya akan tumbuh 0.3% di 2012 setelah tumbuh 1.6% pada tahun ini. FTSE kemarin ditutup melemah -0.29%, DAX ditutup -0.87%, dan CAC40 ditutup melemah -0.78%.
IHSG diperkirakan mix to low (Range : 3,750 β 3,815). IHSG kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan kemarin melewati resistance level di 3,750 yang dengan demikian juga melewati MA 200, namun demikian indeks yang mengalami kegagalan untuk melewati resistance level di 3,790 dan pelemahan yang terjadi di akhir sesi perdagangan berpotensi untuk kembali menguji support level dan atau MA 200 di 3,750, akan tetapi jika indeks mampu melewati 3,790 dimungkinkan untuk bergerak menuju resistance level di 3,815. Hari ini diperkirakan indeks bergerak fluktuatif dengan kecenderungan yang melemah.
(ang/ang)











































